Saturday, August 13, 2022

Jelantah 100%

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Karena kinerja mesin makin bagus, pada Mei 2008 ia menggunakan B100 atau 100% biodiesel. Sebuah mobil lain, L300 warna cokelat juga ia isi dengan B100. Awalnya memang terjadi sumbatan di filter lantaran terdapat kotoran di tangki bahan bakar. Namun, setelah dibersihkan semua lancar hingga kini. Menurut Surya Suwandi, pengendara Panther berbahan biodiesel itu, ‘Lebih enak, tarikan lebih enteng, irit, dan gas buang tak bau,’ kata Surya.

Irit? Menurut Tonianga dengan biodiesel, hemat 10%. Jika seliter solar rata-rata untuk 5 km; 1 liter biodiesel, 5,5 km. Surya menjelaskan, dengan gigi 3 melaju hingga 90 km per jam dan suara lembut. Padahal sebelumnya ketika menggunakan solar, dengan gigi 3 cuma sanggup 70 km per jam. ‘Seperti mobil berbahan bakar bensin,’ kata Surya. Dr Soni Sulistia Wirawan, periset biodiesel dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi juga beberapa kali menggunakan mobil berbahan bakar B100. ‘Performanya bagus seperti mobil diesel lain,’ katanya. (Sardi Duryatmo)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img