Sunday, May 19, 2024

Jurnalis Trubus Raih Juara pada Ajang Pupuk Indonesia Media Award 2022

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Jurnalis Trubus, Mohammad Iqbal Shukri, meraih juara tiga kategori media online dalam kompetisi jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award (PIMA) 2022. Mengusung karya berjudul “Nanas Subang Naik Kelas, Lapangan Pekerjaan Terbuka Luas”, Iqbal berhasil menyisihkan ratusan peserta lain dari berbagai daerah.

Melalui karya jurnalistiknya, Iqbal menceritakan kisah Efrizal, seorang petani nanas di Subang yang sukses membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar. Kesuksesan Efrizal tidak terlepas sebagai mitra binaan dari PT Pupuk Kujang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero).

Nugroho Christijanto, Wakil Direktur Utama, PT Pupuk Indonesia (Persero), mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang PIMA 2022. Terlepas dari itu, menurutnya, peran awak media bagi Pupuk Indonesia sangat penting.

Menurut Nugroho, arus informasi dan bisnis yang berkembang semakin cepat, tentu membuat Pupuk Indonesia terus bergerak melakukan transformasi. Salah satunya, dengan bermitra dengan awak media.

“PIMA 2022 merupakan anugerah jurnalistik perdana yang digelar untuk memperingati satu dekade Pupuk Indonesia. Kami berharap acara ini bisa terus berlanjut, dan karya yang dihasilkan semakin banyak, berkualitas dengan mengedepankan objektivitas dan independensi,” kata Nugroho, saat memberi sambutan pada puncak penganugerahan PIMA 2022, di Kantor Pusat PT Pupuk Indonesia (Persero), Kamis (05/01).

Sementara itu, Wijaya Laksana, Ketua Pelaksana PIMA 2022, menyampaikan terdapat 168 peserta dengan 239 karya jurnalistik yang masuk. Dengan karya terbanyak dari media online, yakni 121 karya.

Peserta yang berpartisipasi berasal dari berbagai daerah. Mulai Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kaltim, hingga Sulawesi Selatan.

Menurut Wijaya, seluruh karya jurnalistik yang masuk dinilai dewan juri yang berkompeten. Selain itu, dalam tahap penjurian, seluruh identitas pemilik karya dihilangkan. Artinya, dewan juri menilai tanpa mengetahui siapa penulisnya.

“Itu untuk menjaga obyektivitas dan meminimalisir kontroversi dalam proses penjurian,” jelas pria yang juga menjabat sebagai SVP Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), itu. 

Lebih lanjut, Wijaya berharap kegiatan PIMA bisa diselenggarakan berkelanjutan. Tujuannya, menjaga hubungan baik Pupuk Indonesia dengan insan media. Sebagai informasi, dalam PIMA 2022 ada 4 kategori yang dilombakan, yakni media televisi, media cetak, media fotografi, dan media online.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Pilihan Mengolah Biji Ketumbar Praktis  

Trubus.id–Ketumbar berpotensi sebagai penurun gula darah. Hal itu sesuai peneliti di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img