Tuesday, January 31, 2023

Jurus Jitu agar Bisnis Jamur Tiram Berkelanjutan

Rekomendasi

Trubus.id — Permintaan jamur tiram tinggi, pasokan belum mampu memenuhinya. Permintaan jamur tiram meningkat seiring dengan kesadaran kesehatan. Oleh karena itu, perlu strategi agar bisnis jamur tiram bisa terus berkelanjutan.

Menurut Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M., CSCM, ahli agribisnis di Universitas Padjadjaran, mesti banyak inovasi agar bisnis jamur tiram bisa terus berkelanjutan. Tidak sekadar inovasi produk, tetapi inovasi di sisi model bisnis. Hal ini karena aspek pasar menentukan keberlanjutan bisnis.

Lebih lanjut, ia mencontohkan upaya untuk terus menembus pasar ekspor baru. Jika sebelumnya hanya memasok ke negara Asia, model bisnis baru berarti mencari pasar baru, misalnya ke Jerman dan Amerika Serikat.

Menurut Tomy, pasar domestik pun bisa lebih dikembangkan antara lain melalui edukasi manfaat jamur sebagai substitusi daging. Pasalnya, produksi dan harga jamur jauh lebih murah dibanding daging.

“Saat isu daging bermasalah seperti adanya virus penyakit mulut dan kuku (PMK), edukasi jamur sebagai pengganti daging bisa masuk,” kata Tomy.

Permintaan belum terpenuhi

Galih Umar Alim Rasyid, S.Kom. dari CV Asa Agro Corporation, menyebutskan, perusahaan di Cianjur baru mampu memproduksi 3 ton jamur setiap hari. Sementara itu, permintaan mencapai 10–12 ton per hari.

Menurut Akhmadi Sutarman, Kepala Bagian Umum, CV Asa Agro Corporation, demi menjaga pasokan, mereka mesti memproduksi hingga 15.000 baglog per hari.

Akhmadi menuturkan, hasil panen rata-rata 400 gram jamur per baglog berbobot 1,2 kg. Artinya, nilai Biological Efficiency Ratio (BER) 30 persen terbilang tinggi.

Pekebun bisa memanen perdana tubuh jamur tiram rata-rata pada hari ke-60, panen berikutnya berselang 14 hari. Harga jual jamur Rp11.000–Rp12.000 per kilogram di tingkat petani.

Galih Umar mengatakan, pasar jamur olahan pun amat potensial. Jamur bisa diolah menjadi krispi, satai, naget, dan pempek. Galih mengolah jamur yang tidak lolos sortir menjadi beragam penganan.

“Tidak lolos sortir bukan berarti tidak layak konsumsi,” kata Galih.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kecanduan Internet Menjadi Masalah Serius pada Kalangan Remaja

Trubus.id — Kalangan remaja rentan mengalami kecanduan internet. Hal itu didukung dengan fakta penelitian yang dilakukan oleh Prof. Suryani,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img