Thursday, July 18, 2024

Kandang Ayam Kekinian Tipe Mini Populasi Tinggi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id–Kandang ayam zaman now tipe minimalis (Kanopis) menjadi inspirasi untuk beternak ayam pedaging dengan lahan terbatas. Peternak ayam pedaging di Pasirmuncang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Dadang Arifin memakai konsep kanopis itu.

Dadang menerapkan kanopis rancangan Bagus Widiatmoko, S.Pt.  Populasi ayam di kandang Dadang hingga 8.500 ekor di kandang seluas 500 m2. Semula hanya membesarkan 6.000 ayam pada luasan yang sama.

Populasi ayam broiler meningkat menjadi 17 ekor per m2, semula hanya 10 ekor per m2 . Keuntungan efisiensi produksi ayam broiler Dadang pun bertambah Rp1.000—Rp1.500 per kg ayam. 

Lazimnya ia  memelihara days old chick berukuran 40 gram selama 30—35 hari. Kini pertumbuhan ayam pun lebih cepat. 

“Selisih bobot ayam dipelihara 35 hari 2—3 ons dari ayam yang dipelihara di kandang terbuka. Bahkan selisih bobot ayam yang dipelihara 30 hari berbeda 6—7 ons,” kata Dadang.

Tampak luar kanopis hasil perbaikan kandang terbuka.b (Dok. Trubus)

Agar ayam nyaman, keadaan kandang diatur sedemikian rupa. Ia menuturkan suhu di dalam kandang akan turun karena adanya kipas angin besar atau exhaust fan yang terhubung dengan panel listrik.

Bagus bisa mengatur kipas otomatis agar menyala pada ambang batas suhu tertentu.  Termometer terpasang di tengah-tengah kandang dan panel pembaca suhu terletak di dinding kandang.

Di kandang konvensional, pekerja mesti melihat suhu di termometer manual.  Ayam merasa terusik dan stres selama pekerja melewati kandang untuk melihat  termometer.

“Kita meminimalisasi kontak ayam dengan manusia,” kata Bagus. Sistem kanopis juga menggunakan tirai kandang seperti terpal sebagai regulator suhu.  

Ia hanya menambahkan sistem derek tangan untuk membuka-tutup tirai supaya memudahkan peternak. Ia memungkinkan menambah elemen pengontrol suhu dengan pemasangan pad pendingin di beberapa sisi dinding kandang. 

Atap kandang relatif rendah, hanya 3 meter, agar kipas lebih optimal dalam menyedot udara di dalam kandang.  Bagus juga menambahkan sistem regulator air ekonomis. Fungsinya mengontrol tekanan air dari toren ketika mengalir ke tempat minum ayam secara otomatis.

“Kalau pakai selang yang ada di pasaran, harganya bisa 6 kali lipat,” kata Bagus.

Ia mampu memodifikasi kandang kanopis sesuai kebutuhan dan keinginan peternak. Jika peternak sudah memiliki kandang open house, sistem kanopis bisa disesuaikan.

Setelah menerapkan kanopsis Dadang juga tidak memerlukan tenaga kerja sebagai pembantu. Semua pekerjaan lebih termekanisasi sehingga lebih mudah dikerjakan. Menurut Dadang FCR ayam di kandang kanopis kurang dari 1,5.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Bahan Alami Awetkan Makanan

Trubus.id—Pendeknya umur simpan tahu yang hanya 1—2 hari menjadi merugikan konsumen dan penjual. Nur Cholifah, Lilik Hendrarini, dan Choirul...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img