Kandang Transit Satwa Bertaraf Internasional di Kalimantan Selatan

0
kandang transit satwa bksda kalsel
Kandang transit satwa diharapkan dapat bermanfaat dalam upaya pelestarian dan penyelamatan satwa di Kalimantan Selatan. (Dok. BKSDA Kalsel)

Trubus.id — Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) dan PT Taman Safari Indonesia (TSI) melakukan pertemuan di kantor BKSDA Kalsel guna membahas upaya-upaya konservasi satwa khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Hal itu berdasarkan Nota Kesepakatan Konservasi antara BKSDA Kalsel dan PT Taman Safari Indonesia tentang Pelestarian dan Penyelamatan Satwa Liar Dilindungi Undang-Undang di Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut sekaligus dilakukan penyerahan hibah murni kandang transit satwa oleh Willem Manangsang, Vice President TSI, dan diterima oleh Dr. Ir. Mahrus Aryadi, M.Sc., Kepala Balai KSDA Kalsel.

Kandang transit satwa yang dibangun dengan kualitas baik dan bentuk sesuai persyaratan internasional dibangun di lahan milik BKSDA Kalsel di Banjarbaru. Kandang transit satwa itu berukuran 10 × 10 meter.

Melansir dari laman Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, dengan luas kandang tersebut, terbagi menjadi 4 bilik untuk jenis mamalia dan 4 bilik untuk jenis primata yang dapat difungsikan oleh satwa beruang dan bekantan.

Dalam sambutannya, Mahrus berharap kandang transit ini, ke depan bisa terus dikembangkan lagi untuk satwa reptil seperti jenis buaya dan juga untuk satwa jenis aves.

Selain itu, diharapkan kandang transit dapat berfungsi dengan baik sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi satwa yang diperoleh dari hasil rescue ataupun penyerahan yang nantinya dapat dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

Sementara itu, Willem berharap kandang transit satwa dapat bermanfaat dalam upaya pelestarian dan penyelamatan satwa di Kalimantan Selatan serta memiliki fungsi agar satwa bisa lebih sehat dan tenang dalam perawatannya sehingga bisa segera dilepasliarkan ke alam.