Wednesday, February 8, 2023

Kecantikan Silangan-silangan Euphorbia francoisii

Rekomendasi

Trubus.idEuphorbia francoisii hibrida koleksi Eveline Adikarjo, pehobi sukulen asal Bali, begitu memesona. Daun euphorbia itu lonjong di ujung dan melebar di pangkal daun. Susunan daunnya begitu roset.

Tulang daunnya tampak menonjol membentuk seperti urat sehingga tampak kekar. Di balik sosok daunnya yang kekar, terlihat kelembutan warna daun yang merah muda.

E. francoisii hibrida lain kepunyaan Eveline yang tak kalah cantik adalah yang berwarna daun perak dengan sedikit warna marun gelap di tepi. Daunnya tampak menonjol sehingga terlihat kekar.

Farina Rozalinda, pehobi di Padang, Sumatra Barat, juga mengoleksi E. francoisii hibirida yang tak kalah menawan. Daun euphorbia koleksi Farina lanset, berwarna marun, dan corak tulang daun merah muda.

Meski baru muncul beberapa daun, uniknya tanaman kerabat singkong itu sudah berbunga. Ada juga daun euphorbia yang berwarna hijau, tetapi tulang daunnya berwarna hijau muda sehingga membentuk corak cantik. Batang euphorbia itu pendek dan susunan daunnya roset.

Itulah beberapa francoisii hibrida koleksi Eveline dan Farina yang istimewa. Ternyata, E. francoisii hibrida koleksi mereka bukan berasal dari Thailand atau didatangkan dari negara asalnya, yaitu Madagaskar.

Siapa sangka tanaman yang diidentifikasi oleh ahli botani asal Prancis, Jacques Desire Leandri, pada 1946, itu merupakan hasil persilangan yang mereka lakukan sendiri.

“Saya menyilangkan E. francoisii sejak 2018,” kata Eveline.

Ia tertarik menyilangkan E. francoisii karena berwarna bagus dan bentuk daun beragam. Padahal, yang ia silangkan adalah sesama E. francoisii.

Farina menuturkan, anakan yang muncul dari perkawinan silang hampir dipastikan berbeda dengan induk. Bahkan, dari satu polong biji yang sama menghasilkan anakan berbeda.

“Jadi setiap kali menyilangkan, selalu ada harapan muncul warna, bentuk daun, corak, dan susunan tulang daun baru,” kata Farina.

Saat menyilangkan francoisii, ia menghendaki karakter dengan susunan daun roset, warna daun cerah, tulang daun tegas, dan bersosok pendek.

Adapun Eveline mendambakan hasil silangan yang berbentuk daun seperti daun maple Acer sp,tulang daun nyata, bersosok pendek, dan susunan daun roset sempurna.

“Jika mendapatkan susunan daun yang roset sangat bagus sekali. Itu tantangan buat saya, sedangkan warna bukan yang utama,” kata Eveline.

Menurut Eko, pehobi euphorbia di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, para penggemar E. francoisii menggemari kecantikan daun tanaman hias itu.

Harap mafhum, setiap E. francoisii memiliki karakter yang berbeda. Ada E. francoisii berdaun lanset, hati, persegi, dan bulat panjang. Sementara itu, warna daun beragam seperti hijau gelap, hijau keabuan, merah terang, dan merah kecokelatan. Struktur tulang daunnya pun banyak rupa.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tips Sukses Budidaya Lele agar Menguntungkan

Trubus.id — Budidaya lele tak semudah yang dipikirkan. Beberapa kendala akan ditemui saat seseorang sudah mulai terjun di peternakan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img