Sunday, November 27, 2022

Keindahan dalam Dunia Kaca

Rekomendasi

Terarium kaktus berumur 4 tahun itu Trubus jumpai di kediaman Anie Kristiani di Jakarta Timur. Menurut Anie, media tepat kunci terarium kaktus berumur panjang. Sebelumnya Anie juga pernah gagal memelihara terarium. Perempuan yang berbisnis terarium sejak 1995 itu pun kerap mendapat komplain dari pembeli. Rupanya media penyebabnya.

Di awal bisnis, Anie menggunakan media berupa zeolit murni yang dikenal mampu ‘memegang air’ tanpa membuat air tergenang. Tekstur zeolit yang mirip pasir cocok untuk tanaman sukulen.

Ternyata tekstur zeolit yang remah lama-lama memadat sehingga menekan perakaran tanaman. Pantas tanaman lekas mati. Rizal Djafaarer, pemain senior kaktus di Bandung yang sempat berbisnis terarium, memiliki pengalaman serupa. ‘Dengan media zeolit, rata-rata kaktus hanya tahan 3-4 bulan,’ katanya.

Modifikasi

Dari pengalaman itu, Anie mulai memodifikasi media tanam. Ia mengganti komposisi media menjadi arang kayu, moss, kompos, dan zeolit. Dalam wadah kaca, pecahan arang kayu seukuran dadu diletakkan di lapisan paling bawah. Tujuannya untuk menyerap kelebihan air sehingga air tak menggenang meski wadah tak berlubang.

Moss diletakkan rata setebal 1 cm di atas arang. Media yang berasal dari lumut yang dikeringkan itu berfungsi menyimpan air yang diperlukan tanaman. Tekstur moss yang lembut gampang dicengkeram akar sehingga perakaran stabil.

Berikutnya kompos setebal perakaran tanaman dibenamkan berbarengan dengan penanaman kaktus di terarium. Kompos yang baik harus steril. Sebelum dipakai, kompos disiram air panas lalu dikeringkan. Sterilisasi juga bisa dilakukan dengan menyangrai 15 menit dengan api kecil. Tujuannya untuk membunuh patogen penyebab penyakit.

Zeolit tetap digunakan di lapisan paling atas. Itu supaya terarium terlihat bersih dan cantik. Zeolit pun mengandung sedikit unsur hara mikro yang diperlukan tanaman. ‘Ia juga berperan sebagai indikator kekeringan media. Saat basah warnanya kehijauan. Jika warnanya putih keabu-abuan tandanya media kering dan butuh disiram,’ kata Anie.

Rawat tepat

Namun, media tepat saja tak cukup membuat sukulen tahan lama dalam terarium. Pemilihan tanaman dan perawatan pun mesti diperhatikan. Menurut Anie, kaktus sambungan rentan mati dibanding kaktus bukan sambungan. ‘Kaktus sambungan hanya tahan 8 bulan. Batang bawahnya mudah busuk,’ katanya. Menurut Erminus Temmy Hernadhi, pemain kaktus di Bandung, batang bawah kaktus yang baik mestinya dari Hylocereus undatus alias buah naga daging putih dan pereskia.

Dari pengalaman, kaktus yang tahan lama dalam terarium antara lain cereus, ariocarpus, rebutia, trichocereus, ferocactus, gymnocalycium, echinopsis, dan mammilaria. Kaktus tak berduri seperti Astrophytum myriostigma dan Astrophytum asterias pun bisa tahan lama asal bukan hasil sambungan.

Menurut Rizal kaktus cocok untuk terarium karena relatif tahan dalam ruangan minim cahaya. ‘Semua jenis kaktus bisa digunakan asal sesuai dengan konsep desainnya,’ kata pria yang sempat memproduksi terarium 25 tahun lalu. Lagipula pertumbuhan kaktus lambat sehingga tidak perlu dipangkas.

Dengan komposisi media baru dan pemilihan tanaman yang selektif, keluhan pembeli pada Anie jauh berkurang. Kalaupun ada yang mengeluh terariumnya hanya bertahan 3 bulan, itu karena perawatan tak tepat. Pemilik lalai menyiram atau tidak rutin mengeluarkan terarium ke luar ruangan.

Idealnya kaktus dan sukulen lain dalam terarium disiram seminggu sekali. Caranya dengan menyemprotkan air ke dinding terarium sehingga tak merusak desain. Pemupukan cukup sekali dalam 8 bulan. Pilihlah pupuk cair yang mengandung unsur natrium, fosfat, dan kalium yang seimbang. Dosisnya rendah, hanya setengah dosis anjuran.

Terarium dikeluarkan sebulan sekali dari ruangan dan letakkan di tempat yang mendapat sinar matahari cukup selama seminggu. Yang disebut terakhir tak perlu dilakukan jika terarium diletakkan di dekat jendela yang mendapat sinar matahari. Contohnya terarium berumur 4 tahun di kediaman Anie. Terarium itu terkena sinar matahari yang leluasa masuk melalui 3 jendela yang mengelilingi ruang 4 m x 4 m. Kini dengan pemilihan jenis, media, dan perawatan tepat, terarium kaktus di showroom Cristata milik Anie jadi primadona. Mereka memang memikat dalam kaca. (Nesia Artdiyasa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Empat Gabus Hias yang Cocok untuk Pemula

Trubus.id — Pehobi pemula perlu memahami jenis gabus hias atau channa. Hal ini karena masing-masing gabus hias memiliki tingkat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img