Thursday, February 9, 2023

Kepala Balitbangtan: Inovasi Memiliki Peran Penting bagi Dunia Pertanian

Rekomendasi

Trubus.id — Kebutuhan pangan semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk. Namun, berbagai kendala mengadang di masa mendatang. Oleh karena itu, Prof (R). Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian, menyebut untuk menghadapi hal tersebut diperlukan inovasi.

Fadjry mengatakan inovasi memiliki peran penting bagi dunia pertanian. Berbagai permasalahan sektor pertanian, mulai dari alih fungsi lahan hingga dampak perubahan iklim memerlukan inovasi dalam menghadapinya.

Di tengah ancaman krisis pangan global, sektor pertanian dituntut untuk mampu terus meningkatkan produksi. Di sinilah inovasi berperan. Dengan inovasi, dapat membuat usaha tani menjadi lebih produktif dan berdaya saing.

Perkembangan inovasi dunia pertanian, kata Fadjry, terus menunjukkan tren yang positif. Hal itu bisa dilihat pada 2 tahun pertama masa pandemi. Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang tetap bertahan. Bahkan, bisa tumbuh positif di tengah ambruknya sektor lain.

“Hal itu karena banyak inovasi baru yang dilahirkan,” kata Fadjry.

Selain itu, bukti perkembangan inovasi pertanian di Indonesia terus meningkat juga dapat dilihat dari capaian pemerintah yang sudah tidak mengimpor beras sejak 2019. Itu menunjukkan, inovasi dan teknologi pertanian, khususnya padi, telah berhasil.

Berbagai inovasi dalam penciptaan dan penggunaan varietas unggul baru, mekanisasi pertanian, teknik budidaya, dan pascapanen turut berperan.

Adapun arah inovasi pertanian Indonesia mengikuti revolusi industri 4.0. Upaya modernisasi, penggunaan alat mesin pertanian yang semakin masif, mulai diterapkannya konsep pertanian cerdas, serta pengenalan dan penyebaran varietas unggul baru.

Menurutnya, Balitbangtan berperan memunculkan inovasi baru. Program kerja di Balitbangtan seluruhnya memiliki peran dalam memunculkan inovasi baru. Dari hal itu dapat dilihat inovasi baru yang dimunculkan dan penyebaran inovasi itu kepada pengguna.

“Contoh inovasi yang dihasilkan Balitbangtan hingga saat ini telah dilepas 307 varietas unggul padi, 112 varietas unggul jagung, dan 71 varietas unggul kedelai,” papar Fadjry.

Untuk menghadirkan inovasi baru, Fadjry menuturkan Balitbangtan terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri. Kerja sama yang dilakukan, baik kerja sama penelitian maupun pengkajian dan pemanfaatan inovasi.

Dengan kerja sama itu, ada transfer teknologi yang memperkaya keilmuan serta menghasilkan inovasi yang lebih modern. Kerja sama penyebaran inovasi teknologi juga dilaksanakan dalam bentuk lisensi.

Hingga saat ini terdapat 163 hasil inovasi teknologi Balitbangtan yang telah dilisensikan. Balitbangtan memiliki 318 sertifikat paten, 196 hak cipta, 24 merek, dan 156 hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT).

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img