Monday, August 8, 2022

Ketika Nangka Berwarna Jingga

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sejak 7 tahun lalu Deng Suriya gencar mencangkok Artocarpus heterophyllus. Ketekunannya itu kini berwujud 5.000 pohon nangka jingga yang tumbuh subur di Chonburi pada lahan seluas 16 ha. Umur 3 tahun dapat dipanen. Biasanya buah dipetik 2 bulan setelah berbunga, ujarnya. Musim berbuah yang lalu, Desember 2005 dan Mei 2006, ia memetik 20 kanoon-sebutan nangka di Thailand-per pohon.

Nangka jingga Suriya diakui keandalannya. Tiga kali berturut-turut gelar juara pertama kontes buah di Pattaya menjadi miliknya. Itu karena warna buah lain dari biasanya dan terasa manis, tutur pria berkulit sawo matang itu. Itu juga yang membuat penjualan bibit pohon laku keras di Kasetsart Fair.

Di Cijunjung

Menurut Montri Wongrakpanich, direktur Department of Agriculture Extention di Thailand, nangka jingga sudah lama tumbuh di Chonburi, Thailand. Produktivitasnya pun terbilang besar. Setiap pohon menghasilkan 20 buah dengan bobot kira-kira 3 kg. Sayang, warnanya masih jingga. Padahal yang dicari berwarna merah, ujarnya. Harga nangka jingga itu setara dengan nangka biasa, 20 baht atau Rp5.200/kg.

Nangka berwarna eksotik itu ternyata bukan monopoli Thailand. Di Desa Cijunjung, Sumatera Barat, juga ada nangka unik. Menurut Drs Jawal Anwaruddin Syah, MS-peneliti di Balai Penelitian Tanaman Buah di Solok, Sumatera Barat-dompolan buah hanya menggantung di batang utama. Lazimnya buah itu juga berada di cabang. Ciri-ciri itu biasanya dimiliki cempedak. Kemungkinan nangka jingga silangan alami antara cempedak dan nangka, tutur Jawal. Buah berbentuk bulat itu kini sedang diteliti untuk dilepas menjadi varietas unggul.

Kota Tamil Nadu, India, juga punya nangka berwarna. Uniknya, nangka di daerah selatan India itu berwarna merah. Benar-benar merah, ujar Montri mengenang kunjungan ke India 10 tahun lalu. Soal rasa lebih manis ketimbang nangka jingga. Daging buah pun tebal dan renyah. Sayang, di daerah asalnya, nangka merah belum banyak dikembangkan.

Kuning bulat

Selain nangka jingga, Thailand punya nangka bulat berwarna kuning mengkilap. Nangka itu milik Piyamada Farm di Saraburi. Piyamada, sang pemilik, menanam 450 pohon. Panen perdana dilakukan saat pohon berumur 2,5 tahun. Saat itu jumlahnya hanya 2 buah, ujar Piyamada. Panen berikut 8-10 buah/pohon. Bobot buah terbilang besar, 8-10 kg.

Kesegaran daging buah terpancar dari rasanya yang manis bercampur asam. Campuran rasa itulah yang digemari penduduk setempat. Lantaran banyak diminati harga bibit pun melonjak. Batang bercabang 1 seharga Rp52.000, 2 cabang Rp78.000, dan 4 cabang Rp130.000.

Nangka jingga, bulat kuning, dan merah bagaikan barang antik yang dicari penggemar. Andaikata mereka ada di Indonesia, predikat primadona pasti tersandang. Demikian keyakinan Jawal dan Mubin Usman, penangkar buah di Jakarta. (Lastioro Anmi Tambunan)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img