Thursday, February 29, 2024

Keunggulan Ayam Gaosi-1, Ayam Kampung Unggul Dwiguna

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Ayam Gaosi-1 mempunyai beragam keunggulan. Salah satunya, ayam Gaosi-1 terbilang dwiguna, sebagai petelur produktif sekaligus pedaging. Jadi, peternak mempunyai pilihan dalam pembesaran Gaosi-1 Agrinak itu.

Ayam Gaosi-1 merupakan pengembangan dari rumpun ayam Gaok terseleksi. Ayam Gaok berasal dari Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, yang bertubuh besar.

Komarudin, S.Pt, M.Sc., periset dari Balai Penelitian Peternakan (Balitnak) sekaligus pemulia ayam Gaosi-1, mengatakan, peternak bisa memanen ayam Gaosi-1 pada umur 60 hari. Saat itu bobot rata-rata ayam Gaosi-1 berkisar 800–900 gram.

“Itu bobot yang biasanya diminta pasar,” kata Komarudin.

Pada umur 70 hari ayam Gaosi-1 jantan berbobot 1 kg dan betina 0,8 kg. Sementara itu, bobot badan ayam Gaosi-1 umur 365 hari jantan 3 kg dan betina 2,3 kg. Rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio) 2,9. Artinya, peternak memerlukan 2,9 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg daging. Karkas Gaosi-1 mencapai 63 persen.

Komarudin juga menguji ayam baru itu di peternakan Prima Unggas di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Gaosi-1 dipelihara menggunakan sistem kandang koloni tipe postal dari umur 1 hari hingga 70 hari.

Pemberian pakan starter dari day old chick (DOC, ayam berumur sehari) sampai umur 28 hari. Peternak lalu memberi pakan grower hingga ayam berumur 70 hari. Hasilnya konsistensi bobot badan umur 70 hari tercapai dan stabil.

Berdasarkan hasil itu, Komarudin menuturkan, Gaosi-1 memiliki daya adaptasi baik untuk dipelihara pada lingkungan yang berbeda. Kelebihan lain Gaosi-1 adalah berpotensi produktif bertelur.

Gaosi-1 bertelur perdana pada 20–24 pekan. Komarudin mengatakan, produksi telur Gaosi-1 mencapai 56 persen. Artinya, dari 100 ayam betina dewasa, 56 ekor di antaranya bertelur setiap hari. Sementara itu, puncak produksi telur dicapai pada saat Gaosi-1 berumur 28–29 pekan, yakni mencapai 70 persen.

“Itu belum masuk performa optimal, sebab produksi telur bukan merupakan kriteria seleksi Gaosi-1,” ujarnya.

Komarudin menyatakan, produksi telur menjadi fokus pada pemuliaan calon Gaosi-2 yang kini tengah berlangsung.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tip Bungakan Tanaman Subtropis Hyacinth di Indonesia

Trubus.id— Hyacinthaceae tanaman asal Turki selatan yang subtropis. Bagi kebanyakan orang membungakan hyacinth di Indonesia tergolong sulit. Namun, menurut...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img