Tuesday, February 27, 2024

Keunggulan Ikan Nila Kekar

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Nila kekar adalah salah satu ikan jenis unggul yang sedang meningkat popularitasnya di pasar Jawa Timur. Hal ini karena ikan nila baru tersebut memiliki beragam keunggulan dibanding jenis ikan nila lainnya. Berikut ini keunggulan ikan nila kekar.

Pertumbuhan cepat

Pertumbuhan ikan nila kekar sangat cepat. Tebar benih nila berukuran 1 sampai 2 cm dengan bobot sekitar 0,1 gram, setelah budidaya 3 hingga 4 bulan kemudian menjadi 300 gram. Bandingkan dengan nila lain yang hanya mampu berbobot 200 gram.

Adapun rasio konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR) 1 hingga 1,2. Artinya, untuk menghasilkan 1 kilogram daging, peternak memerlukan 1 sampai 1,2 kg pakan.

Pakan ikan bernama Latin Oreochromis niloticus itu berupa pelet kering yang direndam ditambah ragi tapai atau molase. Setelah itu, dilembutkan dan dibentuk campuran bahan tadi menjadi bulatan. Pemberian pakan sehari 2 kali pada pukul 09:00 dan 13:00 WIB.

Keunggulan lain dari nila asal Pasuruan, Jawa Timur, itu yakni dapat dibudidayakan di kolam air tawar dan tambak air payau bersalinitas 15–20 promil.

Berdaging tebal

Ikan nila kekar memiliki tekstur daging tebal. Bentuk tubuh ikan nila tidak memanjang seperti nila lainnya. Akan tetapi, bentuk tubuh nila itu cenderung melebar dengan kepala yang lebih kecil. Jika dilihat dari samping, nila kekar memiliki punggung tinggi seolah berpunuk.

Rasa lezat

Ikan nila kekar lebih disukai masyarakat karena memiliki rasa yang lezat dan lembut, serta kandungan nutrisi yang baik untuk kecerdasan. Hal itu menjadi alasan ikan nila baru ini laris di pasaran.

Hasil silangan

Pemuliaan nila kekar dimulai sejak 2007. Nila kekar 07 merupakan nila kekar pertama yang berhasil dibudidayakan. Nila itu hasil persilangan antara nila JICA, merah singapura dan merah citralada dari Balai Benih Ikan (BBI) Cangkringan, Yogyakarta. Selain itu, terdapat indukan lain seperti nila wanayasa dari Purwakarta, Jawa Barat dan nila lokal dari tambak di Sidoarjo (Jawa Timur).

Selanjutnya, ada nila kekar 010 hasil persilangan nilai kekar 07, nila lokal (liar) dari waduk Karangkates (Malang, Jawa Timur), F1 nila Gesit (keturunan pertama) dari Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar (PBIAT) Umbulan (Jawa Timur), nila lokal dari tambak di Situbondo (Jawa Timur) dan F1nila kekar 07 pada 2010.

Pada 2015, pembudidaya ikan nila, Kartojo Ardiwinoto, mengeluarkan nila kekar 015 yang merupakan hasil persilangan individu dari nila kekar 010 dari KJA Grati, kekar 010 dari perkolaman strain kekar dan nila dari BBI Penataan (Pasuruan, Jawa Timur), serta nila Gesit jantan dari BBI Puri (Mojokerto, Jawa Timur) dan nila Sultana betina dari BBI Klemunan (Blitar, Jawa Timur).

Nila kekar 015 ini yang tengah berkembang di masyarakat Jawa Timur dan beberapa daerah lain di Indonesia seperti Lampung, Jambi, Palembang (Sumatra Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), Nusa Tenggara Barat, dan Bali.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Konsumsi Jamur dari Hasil Budidaya Organik

Trubus.id— Prinsip dasar pertanian atau budidaya jamur organik memang meminimalkan penggunaan bahan dari luar lingkungan seperti penambahan zat tumbuh...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img