Tuesday, January 31, 2023

KKP Fokus Kembangkan Produk Pakan Ikan

Rekomendasi

Trubus.id — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) saat ini tengah fokus mengembangkan produk pakan ikan. Tujuannya, mendukung geliat perikanan budidaya di Indonesia agar menjadi lebih berdaya saing dan ramah lingkungan. Apalagi, sektor pakan ikan ini yang banyak menggerus biaya produksi.

“Ini menjadi tantangan, bagaimana kami mampu menyediakan pakan ikan serta bahan bakunya yang cukup dan berkualitas. Sehingga cost produksi bisa lebih ditekan tapi tidak mengurangi kualitas produk dan hasil panen,” jelas Tb. Haeru Rahayu, Dirjen Perikanan Budidaya KKP, dikutip dari laman Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menurut Tebe—sapaan Tb. Haeru Rahayu—dalam pengembangan produk pakan ikan, KKP mengusung dua strategi. Kedua strategi itu di antaranya strategi jangka menengah dan jangka panjang.

Strategi jangka menengah (2021–2024) fokus pada pemenuhan kebutuhan pakan ikan dengan mengoptimalkan kapasitas pabrik, meningkatkan produksi pakan ikan mandiri, dan mengedepankan bahan baku lokal.

Sementara itu, strategi jangka panjang (2025–2045) fokus pada produksi pakan ramah lingkungan yang tidak merusak ekologi dan memastikan penerapan sertifikasi serta registrasi pakan secara total. Dengan demikian, Indonesia diharapkan mampu swasembada produksi pakan ikan ramah lingkungan pada 2045.

“Dengan apa yang kami lakukan, harapannya sektor perikanan budidaya mampu menjadi penopang ketahanan pangan, baik untuk dalam negeri maupun global,” tutur Tebe.

Terkait dengan program Bluefood, Tebe mengakui pentingnya isu tersebut dibahas secara global karena berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan di masa depan. Di mana terdapat ancaman perubahan iklim serta meningkatnya populasi manusia mencapai 9,7 miliar orang pada 2045 sehingga kebutuhan protein pun diprediksi meningkat hingga 70 persen.

Bluefood erat kaitannya dengan produk perikanan budidaya yang bertujuan mengurangi penangkapan ikan di alam agar populasinya berkelanjutan. Oleh karena itu, Bluefood memiliki peran penting dalam mencapai ketahanan pangan, mengakhiri malnutrisi, dan membangun sistem pangan yang sehat.

Menurut Tebe, Indonesia dapat berkontribusi besar dalam penyediaan pangan dari perikanan budidaya. Indonesia saat ini tercatat sebagai negara penghasil perikanan budidaya terbesar kedua di dunia dengan volume produksi 14,8 juta ton. Berdasarkan prediksi FAO, perikanan budidaya Indonesia akan tumbuh sebesar 26 persen pada 2030. 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Sistem Pertahanan Hidup Banteng dalam Formasi

Trubus.id — Banteng jantan itu bangkit dari tempatnya berbaring. Sambil mengibas-ngibaskan ekor, matanya tak putus memperhatikan semua gerak-gerik benda...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img