Saturday, April 13, 2024

Kombinasi Ekstrak Daun Petai Cina dan Kulit Jengkol Berpotensi Sebagai Agen Antikanker

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Saat mengonsumsi jengkol kerap kulitnya terbuang begitu saja. Padahal memiliki faedah kesehatan. Kombinasi kulit jengkol dan daun petai cina berpotensi sebagai agen antikanker.  Dosen Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor, Dr. Harry Noviardi, M.Si., membuktikannya.

Harry menentukan efek sinergis dari kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol berdasarkan pada nilai sitoksisitas. Uji sitoksisitas untuk mendeteksi potensi senyawa antikanker. Dalam penelitian itu, ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%.

Perbandingan kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol yang digunakan secara berturut-turut, yaitu 1:0, 0:1, 1:1, 1:3, 1:5, 1:7, dan 1:9.

Hasil penelitian menunjukkan, kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol dengan perbandingan 1:0, 0:1, 1:1, 1:3, 1:5, 1:7, dan 1:9 menunjukkan aktivitas sitoksisitas terhadap sel MCF-7 dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 102,56; 51,76; 37,35; 28,57; 11,69; 7,5; dan 1,92 Υg/ml.

Adapun aktivitas sitoksisitas pada sel HeLa sebesar 137,65; 39,62; 20,91; 14,46; 9,34; 7,28, dan 1,86 Υg/ml. Berdasarkan kriteria sitotoksisitas National Cancer Institute (NCI) semua perbandingan termasuk dalam kategori sitotoksisitas potensial, kecuali perbandingan 1:1 pada sel kanker MCF-7 termasuk kategori sitoksisitas sedang.

Penyebabnya nilai IC50 lebih dari 30 Υg/ml. Oleh sebab itu, kombinasi ekstrak daun petai cina dan kulit jengkol dapat digunakan sebagai agen antikanker yang memberikan efek sinergis lebih baik daripada ekstrak tunggal.

Hasil penelitian itu diharapkan daun petai cina dan kulit jengkol menjadi bahan alam alternatif untuk membantu mengatasi kanker payudara dan serviks. Apalagi kanker payudara tergolong berbahaya.

Dokter dan herbalis di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dr. Sidi Aritjahja, belum pernah meresepkan kedua bahan itu untuk mengatasi kanker payudara dan serviks.

Ia biasanya meresepkan bahan yang mudah dicari untuk membantu mengobati kanker payudara. Bahan-bahan itu antara lain temumangga, laos, pekak (star annise), kemukus, daun sembung, kapulaga, dan daun benalu mangga.

“Komposisi herbal menyesuaikan kondisi pasien,” ujar Sidi. Pasalnya setiap bahan herbal ada khasiat terapi dan toksik. Oleh karena itu, perlu bahan herbal lain yang dapat mengeliminasi khasiat toksik.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Unik Cara Tanam Stroberi Ala Jepang di Kantung Geotekstil

Trubus.id—Stroberi dapat ditanam di kantung geotekstil. Ram besi berbentuk U menopang kantung-kantung itu ke rangka. Setiap jalinan rangka dari...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img