Monday, November 28, 2022

Kontes All Breed Jatim Maguiere Makin Memukau

Rekomendasi

Penampilan Maguire —panggilan Ina Can Braz Ch Jackson’s Show Me the Money saat itu betul-betul memukau. Anatomi proporsional, tubuh prima, dan bulu lebat menjadi kunci kemenangan. Sejak kontes berlangsung ia sudah diunggulkan bakal merebut kampiun. Wajar, berbagai gelar BIS dan BOB ditorehkan anak Ch Firisnis Th uis One’s For You dan Ch Foxilanes Harley at Jackson itu selama 2004.

Mental bertanding Maguire dibuktikan di pameran multi trah back to back yang digelar pada Sabtu. Di kontes itu ia harus bertanding dengan 19 anjing trah lain untuk memperebutkan best in exhibition (BIE). Maguire dinobatkan Gwen Johnston, juri asal New Zealand sebagai terbaik di ring C1. Bertanding di ring C2 dengan juri CV Raye Greer dari New Zealand, Maguire harus puas di urutan kedua (reserve BIE), dikalahkan Ina Sa Th ai Ch Midnightdream Once A Life Time, shih tzu andalan D’lurezia dari Surabaya, Jawa Timur.

Keperkasaan golden retriever unggulan Golden Castle Kennel itu dibuktikan saat pemilihan best of breed (BOB). Raye Tassie menyematkan piala BOB pada anjing kelahiran 12 Februari 2000 itu. Di babak pemilihan BOG, ia menekuk 2 rivalnya, Star Cock’s Milinium Jacko berjenis cocker spaniel milik Arifi n Soegiarto asal Surabaya dan Discovery Lab Royal Mail, labrador andalan Hamid Mina dari Jakarta.

Ketat

Meski gagal mengukir prestasi sebagai BIS, penampilan Ina Sa Th ai Ch Midnightdream Once A Life Time, shih tzu andalan D’lurezia dari Surabaya, Jawa Timur, memukau penonton di ring C. Anjing berpita cantik itu mampu mengungguli pesaing di trahnya. Lima rival lain menjadi kompetitor ketika anjing impor itu bertanding di babak pemilihan best of breed (BOB). Gwen Johnston, juri asal New Zealand melihat penampilan anjing bernomor 242 itu lebih baik dibanding yang lain. Ia pun dinobatkan sebagai juara.

Pertandingan seru terjadi di ring B. Sekitar 15 doberman bersaing ketat untuk memperebutkan gelar terbaik. Ilona Y Onstenk Schenk, juri asal Belanda tampak sibuk menilai kelompok working dog itu. Gelar BOB akhirnya disematkan pada Cleopatra Iz Gratsiano milik Dipo Sukamto asal Surabaya, Jawa Timur.“Sosok sempurna dan tubuh proporsional,” kata juri yang aktif pada Dutch Kennel Club itu.

Meski minim peserta, ajang bagusbagusan anjing gembala jerman berlangsung meriah. Tirto Santoso, juri asal Surabaya, Jawa Timur, itu cukup antusias menilai setiap herder—sebutan anjing itu. Gelar BOB direbut Barry Vom Zicawinkel milik Gwan Sun dari Surabaya. Struktur tulang bagus dan langkah sempurna mengantarkan anjing impor itu merebut kampiun di babak pemilihan BOG. Sayang, prestasi sebagai BIS gagal diraih lantaran terjegal Maguiere.

Pameran all breed yang berlangsung selama 2 hari pada awal Maret 2005 itu berlangsung meriah. Agenda lomba awal 2005 itu diikuti kontestan dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Hujan lebat tak menyurutkan peserta untuk mengikuti jalannya acara hingga selesai pada pukul 20.00. Senyum kemenangan terpancar di raut muka para pemenang ketika meninggalkan lapangan Kodikal, Surabaya, Jawa Timur. (Nyuwan SB)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Cara Membangun Rumah Walet agar Walet Mau Bersarang

Trubus.id — Rumah walet tidak bisa dibuat asal-asalan. Perlu riset khusus agar rumah itu nyaman ditempati walet. Mulai dari...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img