Sunday, July 14, 2024

Kontes Kucing Hurayra Meraih 4 Gelar

Rekomendasi
- Advertisement -

Hurayra meraih empat kategori penilaian tertinggi kontes kucing internasional.

Ririn Subroto bungah ketika pembawa acara mengumumkan klangennanya, Hurayra Pevita, mendapat gelar high scoring kitten dan high scoring kitten Indonesian breed. Wajah pehobi asal Bandung, Jawa Barat, itu makin semringah ketika pembawa acara mengumumkan klangenan lain, milik Ririn, Hurayra Naeemah mendapat gelar high scoring championship dan high scoring championship Indonesian breed.

Juri Cat Fancier Association asal Hongkong, Chloe Chung.

Kucing tangkaran Hurayra Cattery—cattery milik Ririn—berhasil mendapat 4 gelar tertinggi pada kontes di Grand Kemang Hotel, Jakarta Selatan, pada 1—2 September 2018. Menurut juri asal Hongkong, Chloe Chung, kucing persia putih peraih gelar high scoring championship dan high scoring championship Indonesian breed, terbaik di ring penilaiannya. “Untuk betina dewasa secara umum kondisinya luar biasa. Hampir tidak mungkin atau sulit bisa merawat persia betina hingga sebagus itu,” kata Chloe.

Menurut Chloe Chung untuk kelas championship kucing tidak dikastrasi atau steril. Perawatan pasti sulit saat kucing berahi, mungkin saja bisa turun bobot atau bulu rontok. Namun, kucing juara tidak menunjukkan gejala itu. Penampilan ras persia 1 tahun itu sangat prima.

Kucing lainnya yang juga menjadi jawara high scoring premiership dan high scoring premiership Indonesian breed adalah ras maine coon milik J.A. Wempi, Fadli Fuad, Indra Faisal, dan Widiastuti Prawitasari. Menurut Chloe maine coon adalah ras kucing terbesar menurut Cat Fancier Association (CFA).

Keseimbangan tubuh maine coon sangat penting. “Kucing jawara kondisinya sangat baik dan seimbang,” kata Chloe. Pasalnya kelas premiership adalah kelas kucing yang telas dikastarasi atau steril sehingga menyebabkan kucing sangat mudah menjadi gemuk. Kondisi kucing juara sangat baik, dan bobot tubuh seimbang. Menurut ketua panitia acara, Patria Sandi, kontes bertajuk Beyond 4th Shining Like a Star rutin dua kali tiap tahun.

Para pemilik kucing juara, panitia, dan dewan juri kontes kucing Beyond 4th Shining Like a Star 2018.

Kini kontes itu memasuki gelaran keempat, dimulai sejak tahun 2016. Total 137 kucing ras ambil bagian. Peserta terjauh datang dari Thailand dan Malaysia. Adapun peserta terjauh dalam negeri dari berbagai daerah di pulau Kalimantan. Kontes diselenggarakan oleh Klub Borneo Cat Fancier, menginduk pada Cat Fancier Association (CFA) di Amerika Serikat. Ras terbanyak yang ikut ambil bagian adalah persia, kemudian maine coon.

Total 8 juri dari didaulat menilai kucing. Rinciannya masing-masing dua juri dari Jepang, Hongkong, dan Amerika Serikat. Sisanya masing-masing satu orang juri dari Perancis dan Australia. Harapan Patria, makin banyak lagi peserta dan ras kucing baru ambil bagian tiap kontes. Musababnya, makin banyak peserta semakin ramai dan bertambah ilmu para pencinta kucing karena adanya ras baru.

Rawat Jawara

Kucing ras maine coon, Cosmo Boy peraih highscoring premiership dan highscoring premiership Indonesian breed.

Nama Hurayra Naeemah melambung di tiap kontes kucing. Musababnya kucing persia berbulu putih itu kerap menjadi jawara di berbagai kontes kucing internasional di tanah air. Padahal, umur kucing betina itu memasuki masa berahi atau dewasa. Bagaimana cara merawat betina dewasa agar tampil prima? Menurut perawat kucing persia juara, Ray Mananggar, kuncinya konsisten menjaga pola makan dan grooming.

Menurut Ray masa berahi tidak bisa dihindari. Masa itu juga bisa menurunkan kondisi kucing. Ray kerap menyuapi klangenan jika enggan makan. Ia memanfaatkan cincangan daging ayam plus pakan kering dibentuk bola. Pemberian 3 hari sekali untuk menjaga bobot tetap ideal. “Pakan kering biasa juga diberikan terpisah,” kata Ray. Rutin cek lalu bersihkan mata, telinga, kaki, dan bokong wajib setiap hari.

Adapun untuk pemilihan sampo Ray kerap mempertimbangkan dengan kesesuaian warna bulu. Namun, perhatikan juga kecocokan dengan kucing. “Kadang ada yang hasilnya bagus, bulu menjadi cantik. Namun, menyebabkan alergi pada kulit kucing,” kata pria asal Tanjungpinang Kepulauan Riau itu. Ray menyarankan memilih sampo yang baik dan tidak menimbulkan alergi.

Perawat kucing juara high scoring premiership dan high scoring premiership Indonesian breed, J.A. Wempi menambahakan, perawatan mental kucing tidak kalah penting dibandingkan perawatan fisik. Kucing yang terlatih mentalnya tidak mudah temperamen atau marah. Juri senang dengan sikap kucing aktif dan ramah. “Paling bagus hingga bisa berkomunikasi dengan juri,” katanya.

Wempi kerap mengajak Cosmo—nama kucing highscoring premiership—bermain simulasi kontes. Cara lain menempatkan kucing ras maine coon 1,5 tahun itu satu ruangan dengan kucing lain yang memiliki perilaku periang. Kedua cara itu bisa membangun mental, sehingga temperamen kucing bisa terjaga saat kontes. (Muhamad Fajar Ramadhan)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Presiden dan Mentan Kunjungi Kebun Kopi di Lampung Barat, Pacu Produksi Demi Kesejahteraan Petani

Trubus.id—Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau perkebunan kopi di Desa Kambahang, Kecamatan Batubrak,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img