Friday, December 2, 2022

Kontes Lou Han Pemula 2007 : Pilihan Termolek di Cencu A

Rekomendasi

‘Bentuk tubuh kotak. Gradasi warna mencolok. Gaya renang atraktif dan lincah,’ tutur Tommy, juri asal Solo. Deskripsi seperti itulah yang membuat sang jawara tampil menawan. Keistimewaan lain terletak pada sirip atas-bawah yang seimbang. Corak mutiara solid. Mental ikan prima.

Sebelum meniti tangga teratas, ia sukses menundukkan 9 pesaing asal Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang, dan Makassar. Cencu andalan Beny dari Jakarta, misalnya selalu membuntuti sang kampiun. Penghuni akuarium CCA055 itu harus puas berada di posisi kedua. ‘Kualitas ikan setara. Kepala bulat. Mutiara jelas. Temperamen bagus,’ ucap Miad. Namun, saat penilaian akhir marking-nya tidak keluar sempurna.

Pesona cinhua A

Perlombaan merebut juara pertama di kelas cinhua A tak kalah ramai. Cinhua klangenan Andi Sunter asal Jakarta menorehkan prestasi terbaik dengan total angka 114,35. Angka tertinggi itu didapat dari kesempurnaan kepala, ekor, hingga totol mutiara yang menutupi tubuh. ‘Ikan itu istimewa. Nongnong proporsional. Warna merah sangat bagus,’ tambah Acuan, ketua panitia kontes.

Rival utamanya milik Thai Palace dari Jakarta sebenarnya layak juara. Namun, dewi fortuna belum berpihak sehingga ia harus terjungkal. ‘Sirip atas-bawah seimbang. Marking bagus,’ kata Nandy. Sayang, bentuk tubuh dan muka tidak sempurna. Sirip dayung terlihat cacat. Dengan selisih nilai 5,975, cinhua A itu terpaut di urutan kedua.

Pertarungan sengit terjadi di kelas golden base. Sebanyak 13 ikan beradu cantik merebut perhatian ketiga juri. Golden base harapan Andi Sunter asal Jakarta akhirnya sukses merebut juara. Warna jingga ngejreng dengan paduan merah di kepala memikat hati juri. ‘Corak warnanya sangat solid. Ekor sempurna. Ikannya atraktif,’ kata Yuyung Halim, peserta kontes.

Pesaing sang kampiun, golden base milik Berkat Aquarium asal Jakarta terpaksa harus gigit jari. Ia kalah lantaran gradasi warna kurang kontras. ‘Selain warna, sirip bawah tidak seimbang,’ ucap Deny, pengunjung kontes.

Ramai

Kelas cencu B juga menyuguhkan pertandingan seru. Cencu milik Villa Lou Han asal Jakarta mengukuhkan dirinya yang paling gagah. Tubuh didominasi mutiara dan warna merah kekuningan, sukses memikat hati juri. ‘Mutiara bersih seputih salju. Ikannya agresif. Gradasi warna perfect,’ ujar Bun Yauw Ismail, kontestan asal Tangerang.

Padahal, penampilan musuh bebuyutannya, Kaisar asal Jakarta, tak kalah. Tubuh bongsor dan prima. Mental bagus. Namun, saat memasuki babak akhir kondisi ikan kurang fit. Lou han itu pun tersingkir.

Kontes lou han bertaraf regional yang digelar pada 1-4 Maret 2007 di WTC Manggadua itu terbilang sukses. Buktinya banyak pemain baru berpartisipasi di lomba bertajuk Kontes Lou Han Pemula 2007 itu. Panitia mencatat 179 peserta ikut ambil bagian menyemarakkan kontes. Umumnya peserta asal Jakarta mendominasi lomba. ‘Selain menarik pemain baru, kontes ini sebagai ajang persiapan menghadapi kontes akbar grandfinal liga lou han di penghujung akhir tahun ini,’ kata Acuan. (Hermansyah)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Balitbangtan Menjajaki Kolaborasi dengan Turki atas Keberhasilannya Sertifikasi Varietas

Trubus.id — Balitbangtan yang telah bertransformasi Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) mulai memperkuat jejaring internasional salah satunya dengan kunjungan ke...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img