Sunday, June 23, 2024

Kunci Budidaya Organik Tetap Hasilkan Sayur Berkualitas

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Sejatinya pasokan pupuk organik mesti memadai demi menghasilkan produk berkualitas. Slamet Siatim bersama Kampung Organik Brenjonk mengolah 10 ton kompos kotoran hewan setiap musim tanam.

Petani organik di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itu, juga memiliki laboratorium untuk memproduksi agen hayati. “Sudah terproduksi 9 jenis mikrob dan terformulakan 5 jenis pupuk dengan fungsi berbeda,” tutur Slamet.

Sebut saja misal bio onk-D yang berperan sebagai dekomposer dan bio onk-A yang mengandung mikrob antagonis untuk mengendalikan pathogen tanaman. Menurut Slamet kebutuhan agen hayati sekitar 300 liter per ha per musim. Setiap 5 cc agen hayati dilarutkan dalam seliter air.

Dengan asupan pupuk organik dan hayati hasil panen padi di Kampung Organik Brenjonk mencapai 5 ton per ha. Meski berorganik, hasil panen relatif bagus berkat pupuk olahan sendiri.

Petani di Pasuruan, Jawa Timur, Mif Taqul Huda berbudidaya sayur organik. Ia menanam berbagai jenis sayur seperti letus iceberg, lororosa atau selada merah, dan bayam horenso di lahan 1.200 m2.

Huda menjelaskan penggunaan kompos di lahan miliknya cukup hemat, hanya 1,5 kg per m2 . Bandingkan dengan lahan lain yang mencapai 3 kg per m2. Musababnya Taco Farm—merek dagang pupuk milik Huda— menggunakan sistem no-till farming atau tanpa olah tanah.

“Tanah tidak perlu selalu dicangkul. Mengurangi gangguan biota tanah di top soil,” kata Huda.

Huda juga menggunakan kompos teh yang diaplikasikan setiap 5 hari sekali dengan sistem fertigasi. Lahan 1.200 m membutuhkan 5 liter teh kompos per pemupukan. Hasil tanaman menjadi sehat dan bobot per sayuran 50 g.

Menurut Huda dengan pemupukan organik biaya produksi sayur hanya Rp2.000 per kg. Sementara harga sayur Rp20.000—80.000 per kg tergantung jenis.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Atasi Serangan Kumbang Tanduk dan Rontok pada Bunga Anggrek

Trubus.id—Kumbang tanduk Oryctes rhinoceros kerap membuat para hobiis anggrek geram. Pasalnya, menggerek pucuk bunga dan bagian tanaman anggrek lainnya...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img