Thursday, July 25, 2024

Kura-kura Hibrida Unik Bikin Harga Melejit

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Kura-kura hibrida redcata milik William Albert amat seronok, meski terlihat dari jauh. Warnanya yang terakota terang dan berpadu garis hitam tegas begitu mencolok. Redcata merupakan kura-kura hibrida perpaduan antara kura-kura gurun dengan kura-kura hutan.

Nama redcata diambil dari induk betina sulcata yang merupakan kura-kura gurun. Sementara induk jantan berasal dari kura-kura red foot alias kura-kura hutan. Terdapat garis berbentuk segi empat, segi lima, dan segi enam yang tak beraturan pada tempurung kura-kura itu.

Guratan garis itu terlihat bertekstur. Setiap pola garis membentuk gradasi warna dari hitam pekat menuju terakota. Pola pada tempurung itu merupakan warisan dari induk betina sulcata. Keelokan kura-kura itulah yang menggerakkan hati William untuk  membeli redcata pada 2019.

William membeli dua redcata seharga Rp 80 juta per ekor dari salah satu penangkar di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. “Saat itu panjang tempurung baru 10 cm,” ujar pebisnis sekaligus penangkar kura-kura di Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta, itu.

Pertumbuhan kura-kura redcata tergolong lebih cepat daripada red foot. Red foot merupakan kura-kura kecil yang memiliki pertumbuhan lambat. Biasanya panjang tempurung kura-kura dewasa maksimal 30 cm. Bandingkan dengan pertumbuhan kura-kura sulcata yang mencapai 80 cm.

“Salah satu alasan persilangan antara sulcata dan red foot untuk mempercepat pertumbuhan,” ujar pemilik urbansquad itu.

Saat ini redcata milik William memiliki panjang tempurung 30 cm. Ia menaksir harga jual klangenan itu Rp150 juta per ekor. Meskipun demikian, ia belum menjual redcata itu. William berencana menangkarkan redcata terlebih dahulu.

Menurut William cara memperoleh dan menangkarkan kura-kura hibrida memang tidak mudah. Alasannya alat genital redcata dewasa lama hingga berumur 7 tahun.

Ia berharap dua redcata berumur 4 tahun itu memiliki jenis kelamin berbeda. “Meskipun perkawinan antara kedua kura-kura hibrida memiliki persentase keberhasilan yang kecil, saya tetap mencobanya nanti,” ujar William.

Ia pernah mengawinkan sulcata betina dan red foot jantan. Perkawinan sudah terjadi, tetapi telur infertil alias tidak berhasil terbuahi

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kelapa Genjah Merah Bali, Eksotis dan Produktif

Trubus.id—Kelapa genjah merah bali merupakan kelapa baru yang eksotis dan produktif. Secara umum berbunga pada umur 2—2,5 tahun dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img