Saturday, June 22, 2024

Laba Pembesaran Gabus

Rekomendasi
- Advertisement -

Gabus rakus makan. Oleh sebab itu dalam budidaya gabus biaya pakan paling tinggi.

Di sela kesibukannya sebagai pegawai negeri sipil di Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, Herwanto Purba membudidayakan gabus di halaman samping rumahnya. Di halaman 450 m² ia menempatkan 10 kolam terpal. Dari ke-10 kolam itu saat ini baru 8 kolam yang terisi, yaitu 4 kolam berukuran 2 m x 3 m, 1 kolam berukuran 2 m x 4 m, 1 kolam berukuran 2 m x 2 m, dan 2 kolam berukuran 1 m x 1,5 m.

Herwanto menggunakan kolam berbagai ukuran untuk tujuan berbeda-beda. Kolam yang paling kecil, untuk pembesaran bibit gabus berukuran 1—1,5 cm. Setelah dua bulan dipelihara, yakni hingga berukuran 4 cm, ia lalu menyortir bibit dan memindahkannya ke kolam yang lebih besar. Proses sortir juga untuk mencegah kanibalisme. “Gabus kanibal jika ukuran ikan dalam satu kolam tidak seragam,” katanya.

Pakan
Di kolam itu ia besarkan lagi selama 2 bulan hingga bibit berukuran 5—7 cm. Setelah itu barulah bibit ia pindahkan ke kolam paling besar untuk dibesarkan hingga ukuran konsumsi, yakni sekilogram isi 7—10 ekor. Herwanto melakukan tahapan produksi seperti itu untuk mengadaptasikan bibit hasil tangkapan alam agar menyantap pakan berupa pelet. Harap mafhum, Herwanto seringkali memperoleh bibit berukuran kecil, yaitu 1—1,5 cm.

Dalam pembesaran gabus biaya pakan paling tinggi
Dalam pembesaran gabus biaya pakan paling tinggi

Pada ukuran itu gabus belum mampu menyantap pelet, meski berukuran paling kecil. Untuk bibit ukuran itu ia memberikan pakan berupa cacing sutera. Baru setelah berukuran sekitar 4 cm, ia mengurangi porsi pakan cacing sutra dan menambahkan pakan pelet PF-500 yang berukuran paling kecil, hingga akhirnya seluruh pakan berupa pelet. Makin besar ukuran ikan maka ukuran pelet yang diberikan pun ukurannya makin besar.

Herwanto mengadaptasikan bibit agar mau menyantap pelet untuk memudahkan perawatan. “Tidak semua lokasi kolam berada di daerah yang memiliki sumber pakan alternatif. Kalau lokasi kolam dekat pantai, pakan bisa dikombinasikan dengan ikan rucah sehingga bisa menghemat pakan,” ujarnya. Itulah sebabnya untuk daerah yang sulit mendapatkan pakan alternatif, Herwanto menyarankan agar memilih bibit yang sudah siap menyantap pelet.

VEL 1.pdfUntuk memangkas masa budidaya, beberapa peternak gabus menggunakan bibit yang berukuran lebih besar, yakni 5—7 cm. Dengan ukuran itu gabus siap panen pada umur 7 bulan. Masa panen gabus memang lebih lama bila dibandingkan dengan ikan air tawar lain seperti lele. Saat ini beberapa peternak lele sudah mampu memanen lele hanya dalam waktu dua bulan.

Kelemahan lain gabus rakus makan. Menurut dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat, Dr Ir H Untung Bijaksana MP, food convertion ratio (FCR) gabus 1—1,5. Artinya, untuk menghasilkan 1 kg gabus memerlukan 1—1,5 kg pakan. Kebutuhan pakan gabus lebih banyak dari lele yang bisa mencapai kurang dari 1. Itulah sebabnya sumber pakan alternatif sangat penting untuk menghemat biaya pakan. Jika pakan hemat, maka laba pun berlipat. (Imam Wiguna)

Previous article
Next article
- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Atasi Serangan Kumbang Tanduk dan Rontok pada Bunga Anggrek

Trubus.id—Kumbang tanduk Oryctes rhinoceros kerap membuat para hobiis anggrek geram. Pasalnya, menggerek pucuk bunga dan bagian tanaman anggrek lainnya...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img