Wednesday, August 10, 2022

Langkah Setelah Lumpuh

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Kedua kaki itu tiba-tiba bengkak, memerah, dan akhirnya lumpuh. Ramuan herbal mengatasi lumpuh itu.

 

Usia Heni Lutfiana-ia enggan nama sebenarnya tertulis-67 tahun, ketika tiba-tiba kedua kakinya tak dapat melangkah pada Juli 2010. Ia lumpuh. “Kaki menjadi bengkak, memerah, dan tidak bisa dipakai berjalan. Untuk berdiri saja sakit sekali,” kata Heni. Ia pun menghabiskan hari-harinya dengan berbaring di tempat tidur. Kecemasannya muncul karena ia bergantung kepada orang lain, terutama saat pergi ke kamar mandi.

Oleh karena itu ia memutuskan memakai kruk sebagai alat bantu jalan. Sang menantu mengantar Heni yang tak berdaya itu ke sebuah rumahsakit. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang memeriksa menyebutkan bahwa jantung Heni bengkak. Kondisi Heni yang tiba-tiba lumpuh bisa pula akibat aktivitasnya sewaktu muda, yakni selama 15 tahun menggeluti bowling dan tenis lapangan.

Kedua aktivitas itu bertumpu pada kedua kaki yang bisa memicu osteoarthritis. Menurut dr Nyoman Kertia SpPD, di Rumahsakit dr Sardjito, Yogyakarta, aktivitas yang terlalu bertumpu di kaki bisa memicu osteoarthritis alias radang sendi. Agar kondisinya segera pulih dokter memberikan obat dan menyarankannya diet ketat. “Tidak boleh makan nasi, hanya diperbolehkan makan buah dan sayur,” ujar Heni.

Beragam herbal

Harapan Heni untuk sembuh berkobar-kobar. Itulah sebabnya ibu tiga anak itu menjalani diet ketat dan konsumsi obat rutin. Namun, cara itu tak cukup buat menggapai kesembuhan. Kondisi Heni justru memburuk. Sepekan disiplin minum obat, ia justru vertigo dan sesak napas. Menurut dr Elfida Zulkarnain, terapis di Cempakaputih, Jakarta Pusat, sesak napas dan lumpuh itu diduga berkaitan dengan disfungsi lambung.

Dalam ilmu akupuntur, lambung yang bermasalah berefek ke atas, menghambat aliran darah dan oksigen di dada sehingga napas menjadi sesak. Sesak napas yang berlanjut dapat menyebabkan penyakit jantung. “Aliran darah yang terganggu juga menyebabkan kaki membengkak dan tidak bisa digunakan untuk berjalan,” ungkap Elfida. Itulah sebabnya pasien seperti Heni menghindari konsumsi kangkung, tauge, bayam, durian, semangka, kopi, dan teh. “Kopi dan teh dapat menaikkan gas di lambung yang menyebabkan sesak napas,” ujar Elfida.

Kondisi Heni memburuk. Keluarga yang khawatir segera memeriksakan Heni ke dr Elfida Zulkarnain. Elfida menyarankan Heni mengonsumsi 2 sendok ekstrak murni minyak zaitun dua kali sehari pada pagi dan sore. Heni juga memanfaatkan ekstrak murni Olea europaea untuk menggosok punggung dan kaki.

Selain itu ia mengonsumsi segelas rebusan beragam herbal setiap hari. Campuran herbal itu terdiri atas batang kayumanis Cinnamomum zaylanicum, batang sereh Cymbopogon nardus, rimpang jahe Zingiber officinale, rimpang kunyit Curcuma domestica-masing-masing seruas jari, 5 bunga cengkih Syzygium aromaticum, dan biji kapulaga Amomum compactum. Keluarga merebus ramuan itu dalam 3 gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas.

Setelah empat bulan rutin mengonsumsi minyak zaitun dan rebusan herbal, kondisi Heni membaik. “Bengkaknya berkurang dan perlahan sudah bisa jalan. Badan juga lebih enak,” ungkap Heni gembira. Kombinasi rebusan herbal berperan memperlancar aliran darah, menghilangkan pengapuran di tulang, serta memperbaiki kinerja saraf. “Semua herbal itu saling bekerjasama,” kata Elfida.

Namun, yang berperan dominan antara lain kulit batang kayumanis dan rimpang kunyit. Kayumanis memperbaiki metabolisme tubuh, karena kondisi Heni yang gemuk, bobotnya mencapai 78 kg. “Orang gemuk metabolismenya lambat,” jelasnya. Rimpang kunyit memperbaiki kerja tulang dan otot. Sementara minyak zaitun berperan dalam memperbaiki cairan sendi, serta melancarkan sirkulasi darah di jantung.

Beragam penyakit

Elfida meresepkan minyak zaitun sejak 1997 untuk beragam penyakit seperti kolesterol, lever, dan batu empedu. “Zaitun dapat memulihkan saraf dan mengaktifkan organ yang rusak,” ujar Elfida. Bahkan, penderita diabetes yang biasanya kulitnya mengering dapat mengoleskan minyak zaitun. Elfida menyarankan penggunaan ekstrak murni buah anggota keluarga Oleaceae itu karena diambil dari sari murni zaitun dan pengolahannya tanpa pemanasan.

Cara konsumsinya, bisa dikonsumsi langsung atau dioleskan pada bagian tubuh. Dosis konsumsi langsung, 1 sendok makan (5 ml) minyak zaitun pada pagi dan sore. Cara lain, campur minyak dalam makanan, misalnya dalam tumis sayuran. Namun, penambahan dalam tumisan diberikan setelah masakan matang untuk mencegah minyak zaitun rusak ketika proses memasak.

Elfida juga memanfaatkan minyak zaitun sebagai “pengganti” jarum akupuntur. Pada pasien bermasalah di lambung, misalnya, ia mengoleskan minyak zaitun sebagai pengganti jarum di bagian ulu hati ke kiri. Adapun untuk lever, pengolesan di bagian ulu hati ke kanan. Pada penderita ginjal, ia mengoleskan pada punggung bagian belakang di ginjal kiri dan kanan.

Menurut Prof Elin Yulinah Sukandar, guru besar Farmasi Institut Teknologi Bandung, minyak zaitun mengandung fitosterol yang berperan mengusir kolesterol jahat dalam darah. Selain itu minyak zaitun juga mengandung omega 3 yang mencegah oksidasi “lemak jahat” low density lipoprotein (LDL) agar tidak mengendap di pembuluh darah. Endapan LDL penyebab berbagai penyakit seperti jantung koroner, darah tinggi, dan stroke.

Untuk memperoleh ekstrak murni minyak zaitun saat ini cukup mudah, karena sudah tersedia di pasaran. Bahkan kini juga muncul minyak-minyak nabati lain yang berguna untuk kesehatan seperti minyak alpukat, almond, rami, bekatul, dan kacang. Artinya gaya hidup sehat bisa berawal dari pilihan minyak sehat. (Desi Sayyidati Rahimah)

Keterangan foto :

  1. Minyak zaitun mengandung fitosterol yang berperan mengusir kolesterol jahat dalam darah
  2. dr Elfida Zulkarnain meresepkan minyak zaitun untuk kolesterol, lever, dan batu empedu
  3. Konsumsi kopi dapat meningkatkan gas dalam lambung
Previous articleTerpesona Senja
Next articleHerbal Kikis Psoriasis
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img