Monday, August 15, 2022

Laris Lemon Lalu Laba

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Beny Irwanto S.T.P. menjadi juara I Kategori Rintisan Usaha Jagoan Tani Banyuwangi karena membuat sari lemon murni.

TRUBUS — Potensi bisnis minuman sari lemon menjanjikan keuntungan.

Lazimnya pekebun mendapatkan omzet sekitar Rp1 juta dari hasil perniagaan 150 kg lemon segar setiap pekan. Harga lemon segar Rp4.000—Rp7.000/kg. Namun, Beny Irwanto, S.T.P., memperoleh omzet sekitar Rp3,5 juta saban pekan setara Rp14 juta/bulan. Artinya pendapatan Beny 3,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan petani lain. Alasannya warga Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, itu mengolah lemon segar menjadi minuman.

Beny memerlukan 1,25—1,5 kg lemon segar untuk menghasilkan satu botol minuman sari lemon bervolume 250 ml. Harga jual minuman sari lemon itu Rp35.000 per botol. Konsumen Beny masyarakat sekitar Banyuwangi. Meski begitu ia pernah mengirim 5 botol minuman sari lemon ke Provinsi Papua. “Saya melakukan beberapa uji coba untuk mendapatkan formula sari lemon,” kata produsen minuman lemon sejak Mei 2020. Apalagi ia menguasai ilmu pengolahan lemon segar menjadi minuman.

Bekerja sama dengan pekebun lemon lokal untuk menjamin pasokan bahan baku.

Sari lemon

Harap mafhum Beny alumnus Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia memberi merek Lemonto untuk minuman sari lemon miliknya. “Lemon bermakna buah yang memiliki banyak manfaat kesehatan, sedangkan to berarti untuk. Lemonto berarti untuk bermanfaat atau bisa dikatakan jalan untuk menjadi yang bermanfaat” kata pria berumur 27 tahun itu. Beny menjamin Lemonto produk sari lemon unggul karena tanpa tambahan pemanis, air, dan pengawet.

Masa simpan sari lemon itu 3 bulan pada suhu ruang. Daya simpan lebih lama menjadi 5 bulan jika Lemonto tersimpan dalam lemari pendingin. Ia sangat selektif memilih bahan baku. Tingkat kematangan lemon minimal 50%. “Cirinya lemon berwarna kuning semburat, cerah, dan bersinar. Kami menggunakan lemon lokal. Rasanya lebih segar dibandingkan dengan lemon impor. Menurut saya terdapat perbedaan cita rasa karena penanaman di dataran tinggi,” kata pria kelahiran 20 November 1994 itu.

Beny bermitra dengan seorang petani yang mengelola sehektare kebun lemon. Ia tidak khawatir kesulitan pasokan karena masih ada sekitar 4 hektare kebun lemon di desanya. Perkenalan Beny dengan lemon terjadi pada Maret 2020. Permintaan Citrus limon meningkat selama pandemi karena salah satu komoditas peningkat imun. Ia pun memperjualbelikan tanaman anggota famili Rutaceae itu. Kemudian ia menyadari pasar lemon segar terbatas di Banyuwangi.

Kapasitas produksi lemonto mampu mencapai 200 botol per pekan.

Beny tersadar peluang memproduksi minuman lemon menjanjikan untung serta memerlukan pengembangan dan pemasaran. Keputusan Beny tepat. Pasar merespons baik Lemonto. Bahkan Beny menjadi Juara Pertama Jagoan Tani Banyuwangi 2021 untuk kategori rintisan usaha. “Titik beratnya karena dampak ke petani yang bermasalah dalam diversifikasi market sehingga harga lemon segar jatuh,” kata salah satu juri Jagoan Tani, Kukuh Roxa Putra Hadriyono. Lemonto menjadi solusi rendahnya harga lemon segar.

Kukuh menuturkan, latar belakang pendidikan Beny menjadi modal awal yang pas untuk menjadi inovator di bidang pascapanen. “Saat ini Lemonto tengah mengurus perizinan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Diharapkan bisa terus memperbaiki dan mengikuti perkembangan pasar,” kata chief executive officer (CEO) PT Pandawa Agri Indonesia itu. Beny mesti mengatasi beragam kendala agar penjualan Lemonto lebih maksimal.

Kapasitas produksi saat ini lebih sedikit dibandingkan dengan bahan baku yang berlimpah. Ia belum mampu menyerap hasil panen dari banyak petani. Pemasaran pun perlu dikembangkan. Saat ini distribusi Lemonto melalui penjual ulang atau reseller yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi. Adapun pemasaran ke seluruh Indonesia dilakukan secara daring melalui media sosial seperti instagram dan lokapasar dengan kata kunci pencarian ‘lemontoid’. Beny berencana menghasilkan produk zero waste sehingga dapat menghasilkan produk turunan lain yang minim limbah. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img