Friday, June 14, 2024

Lengkap, Ramuan Organik untuk Bertanam Padi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Bertanam padi organik tetap membutuhkan nutrisi pemupukan. Harapannya tanaman sehat dan memeroleh hasil panen yang menjulang. Komponen penting pertanian organik seperti rotan (ramuan organik tanaman) alias pupuk hayati, roma (ramuan organik hama).

Pestisida nabati, PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), dan biakan trichoderma juga penting. Roma disemprotkan atau dikocorkan pada 22 hari sebelum tanam dan hari ke-7, ke-22, ke-50, dan ke60 setelah tanam atau ketika mulai terjadi serangan.

Sementara rotan, PGPR, dan biakan trichoderma disemprotkan atau dikocorkan 15 hari sebelum tanam dan hari ke-12 pascatanam. Pupuk organik cair (POC) vegetatif dikocorkan pada hari ke-12 dan ke-22 untuk merangsang pertumbuhan anakan.

POC generatif, yang dikocorkan ketika bunga terbentuk, hari ke-55 dan ke65 pascatanam, memacu pengisian bulir dan meniadakan hampa. Dilengkapi mol buah, pupuk N, P, dan K organik, anggota Korem 032 sukses bertani secara organik. Berikut ramuan  untuk bertani padi organik.

Catatan:
Angka-angka di belakang nama pupuk menunjukkan waktu pemberian. Angka
minus bermakna pupuk diberikan sebelum tanam. Pupuk antara, tidak diberikan ke lahan.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi  Gelar Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi

Trubus.id—Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yakni Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img