Monday, August 8, 2022

Liga Lou han Indonesia III 2008 – Adu Mulus di Manggadua

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Mulus. Begitulah kesan juri melihat tubuh klangenan Rennes Harjono itu. ‘Penampilannya mendekati sempurna,’ ujar Waryadi Taslim, juri dari Jakarta. Kemalau itu memang memukau. Lou han sepanjang 25 cm itu bebas dari cacat. Tak tampak sisik terkelupas. Sirip-sirip dan ekornya pun rapi, tak ada satu pun yang robek. Nongnong di kepala besar dan bulat mirip koin. Kelebihan lain, taburan totol-totol mutiara di sekujur tubuh berkilau, kontras dengan warna dasar tubuh bercorak merah-kuning mencolok.

Kemulusan itu tidak dimiliki cencu A, sang pesaing. ‘Ada sedikit sobek di tengah ekornya,’ ujar Hadi, juri asal Bandung. Meski saat berenang ekor agak turun, tapi secara keseluruhan tubuh kemalau lebih mulus ketimbang cencu. Pun, mutiara cencu yang kalah mengkilap dibandingkan kemalau.

Seru

Pada awal lomba, sang GC menghadapi pesaing tangguh. Klangenan milik Gabriel tampil gemilang berkat warna merahkuning mencolok dengan totol-totol mutiara tersebar merata di tubuh. Penghuni akuarium KML 010 itu malah dijagokan menjadi jawara. Sayang, pada menit-menit terakhir penjurian performa lou han berukuran 25 cm itu menurun. Warna tubuh dan mutiaranya sedikit memudar. ‘Kondisinya seperti tidak fit,’ ujar Waryadi. Kemenangan itu akhirnya memuluskan langkah kemalau menjadi yang terbaik.

Di kategori lain lou han milik Elmer, hobiis dari Bandung, keluar sebagai kampiun cinhua A. Juri menilai lou han itu punya ukuran nongnong besar. Pun, marking di tubuh cinhua sepanjang 25 cm itu tampak tebal dan tersebar merata dari kepala hingga pangkal ekor. ‘Marking-nya paling menonjol di antara peserta lainnya,’ kata Hadi. Pesaingnya, penghuni akuarium CHA207, sebenarnya punya nongnong besar dan warna cerah. Namun, bentuk tubuhnya tidak mirip kotak seperti sang jawara. ‘Secara keseluruhan penampilannya masih kalah dibanding sang juara,’ ujar Hadi.

Kategori cencu B yang diikuti 23 peserta berlangsung seru. Awalnya, juri sempat kesulitan menentukan pemenang karena kualitas ikan merata. Paling tidak ada 5 kandidat juara. ‘Bentuk tubuh, warna, dan mutiara semua kandidat itu setara,’ ujar Waryadi. Namun, setelah penilaian lebih detail, juri mendapuk cencu milik Budi sebagai juara. Penghuni akuarium CCB 051 itu meraih nilai tertinggi 263,025. ‘Ikan itu punya keunggulan panjang dan lebar tubuh seimbang,’ kata Hadi. Pesaing terdekat, cencu milik Mingke dan Akuang, kalah tipis dengan total poin masing-masing 262,55 dan 261,85.

Kategori cencu C yang diikuti lou han berukuran maksimal 15 cm menjadi kelas paling menantang di mata juri. Sebab, ‘Bentuk tubuh, warna, dan mutiara ikan masih belum pada puncaknya,’ kata Tommy, juri dari Solo. Meski bentuk tubuh belum maksimal, lou han milik Juan didaulat menang lantaran agresif. Berkali-kali cencu berumur 4 bulan itu menabrak kaca akuarium saat dipancing dengan cermin. Saat berenang, sirip-sirip dan ekornya pun terbuka penuh. ‘Mental ikan ini sudah stabil,’ tambah Hadi.

Mancanegara

Meski beberapa hobiis dari luar Pulau Jawa seperti Makassar absen turun lantaran kondisi ikan belum maksimal, lomba tetap berlangsung meriah. Tercatat 198 peserta beradu cantik dalam 12 kategori yang dipertandingkan. Kontes yang diselenggarakan di WTC Manggadua pada 21-24 Agustus 2008 itu disesaki peserta dari Bandung, Jakarta, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. ‘Banyak juga pemain baru berani turun,’ kata Jimmy, panitia.

Yang istimewa, beberapa hobiis asal Singapura dan Filipina sengaja datang untuk melihat kontes lou han itu. Maklum saja, lou han mulai menggeliat kembali di negeri mereka. Bahkan beberapa lou han impor asal Thailand berhasil mendulang juara. Pun, lou han milik Dave, hobiis Singapura, yang menjadi runner up di kategori klasik. (Andretha Helmina)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img