Friday, May 24, 2024

Lirik Potensi Olahan Bisnis Jamur, Produk UMKM Jamur Nusa Indah Melanglang Buana Hingga Eropa

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Jamur tiram (Pleurotus sp.) salah satu jenis komoditas sayuran eksotik yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan sangat potensial untuk dikembangkan. Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) Jamur Nusa Indah (JNI) melirik peluang itu.  

Meski berlokasi di desa, produk JNI  melanglang buana hingga ke negara-negara di Eropa UMKM di Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, itu memproduksi kaldu jamur dan keripik jamur.

JNI juga memproduksi makanan jadi seperti martabak jamur, nuget jamur, jamur tepung, tahu krispi jamur, nasi bakar jamur, dan sate jamur. Produk jenama Jamkid itu melalui pemasaran produk itu melalui daring (online) dan luring (offline).

Alur pemasarannya dari produsen, penyalur (reseller), dan konsumen. UMKM yang berdiri resmi pada 2011 itu memiliki sertifikat produksi pangan industri rumah tangga, sertifikat Halal MUI,  sertifikat dari pemerintah lainnya seperti NIB, IUMK, dan Sertifikat Izin Nutrisi.

 “Saya menggeluti jamur dari hulu sampai hilir semenjak sembuh dari kecelakaan kerja yang mengharuskan tangan kanan saya diamputasi. Saya mulai budidaya jamur dari tahun 2011 sampai sekarang,” tutur pemilik UMKM JNI, Mukrim.

Ketua Klaster Makanan Ringan Kabupaten Pati dan Sekretaris Kelompok Berkah Jamur Pati itu juga mendapat piagam penghargaan dari Bupati Kabupaten Pati sebagai peringkat Juara Harapan 1 Kategori Umum pada Lomba Krenova Pati Innovation Award 2019.

“Sentra jamur di Kabupaten Pati berada di Kecamatan Margorejo, Wedarijaksa, dan Cluwak”, ujar Fungsional Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) di Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Edy Purwanto, S.S., M.M.

Dalam rangka mendukung pengembangan produk olahan jamur di Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, Direktorat Jenderal Hortikultura melalui Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, telah mengalokasikan fasilitas prasarana pascapanen (bangsal).

Bantuan itu berupa angkutan roda tiga, freezer box, meja pengemas, dan mesin penepung pada 2023. Bantuan lainnya berupa oven pengering, spinner peniris minyak goreng, continous band sealer, dan mesin filling saset.

Penerima semua bantuan itu yakni Perkumpulan Srikandi Pragolo Kabupaten Pati yang sangat membantu dalam penanganan pascapanen dan pengolahan jamur untuk menjadi berbagai produk olahan seperti kaldu jamur dan keripik jamur.

Sekretaris Kelompok Perkumpulan Srikandi Pragolo Kabupaten Pati, Mukrim, menyatakan bahwa bantuan yang diberikan oleh Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Direktorat Jenderal Hortikultura sangat membantu kelompok dalam pengembangan usaha produk olahan jamur.

Direktur Jenderal Hortikultura, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc., menyatakan bahwa Direktorat Jenderal Hortikultura mendorong penumbuhan dan pengembangan UMKM Hortikultura guna meningkatkan nilai tambah produk hortikultura baik segar maupun olahan.

Selain itu penumbuhan UMKM Hortikultura mampu mengatasi surplus produksi komoditas segar sehingga selaras dengan program pembangunan pertanian untuk menghasilkan komoditas hortikultura hilir yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Tahun 2023 terdapat 466 UMKM Hortikultura yang sudah berproduksi, sudah mulai menghasilkan, dan sudah mulai memasarkan serta akan terus berkembang pada 2024.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Panen Cuan dari Berbisnis Domba Menjelang Hari Raya Idul Adha

Trubus.id—Peternak asal Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Mohammad Huda Khairon dapat menjual 4.000 domba menjelang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img