Friday, May 24, 2024

Lomba Durian Kendal Kala Kuningan Getarkan Lidah

Rekomendasi
- Advertisement -

Perjalanan panjang kuningan merengkuh takhta dimulai sejak Oktober 2004. Panitia menyeleksi durian dari sentra-sentra di 8 kecamatan di Kabupaten Kendal. Hanya durian yang memiliki pohon induk berumur di atas 20 tahun dan memiliki percabangan baik yang lolos ke babak berikutnya. Setelah lolos seleksi indukan, durian milik Dahri beradu tampang dan rasa di Kebongembong, Kecamatan Pageruyung, 2 bulan kemudian.

Pertarungan ketat mesti dilalui Durio zibethinus itu. Wajar saja, untuk menjadi pemenang ia harus menyisihkan 33 pesaing. Apalagi menyaingi buah asal desa Kebungembong—sentra durian Kendal yang telah terkenal kelezatannya. Sosok prima, rasa manis, dan empuk mampu mengukuhkannya menjadi yang terbaik.

Ketat

Peringkat pertama dan kedua diperebutkan secara ketat oleh durian kiriman pekebun di Kecamatan Limbangan dan Pageruyung. Kedua kontestan itu sama sama istimewa. “Rasanya manis, empuk, lembut, dan aromanya kuat sekali,” tutur Margono, juri dari Pendidikan Keterampilan Keluarga (PKK) Kabupaten Kendal. Warna daging kuning terang kontras dengan kulit yang hijau menambah cantiknya penampilan.

Akhirnya 8 juri menobatkan durian kuningan menjadi jawara pertama dengan nilai 1.816. Hanya selisih 10 poin dari peringkat kedua, si kunir, yang meraup poin 1.806. “Bentuk kuningan bulat telur, serta warna hijau cerah, serta sifat buah mudah dibelah,” kata Ir Hardjoko, ketua juri. Keistimewaan makin menonjol dengan warna daging kuning tebal.

Jawara ke-3 direngkuh durian manila milik Abdul Rochim asal Singorejo. Sebenarnya manila tak kalah istimewa dibandingkan dua rekannya. Hanya buah yang dikirimkan tidak semuanya matang. Juara harapan I dan II berturut-turut disabet phyton dan tumbu masing-masing dari Pageruyung dan Boja.

Setelah peringkat 5 besar dikukuhkan, Bupati Kabupaten Kendal, Hendy Boedoro, SH, MSi menjadi juri kehormatan untuk menentukan kampiun favorit. Hanya dibutuhkan 10 menit untuk menetapkan durian idola. Pilihan jatuh ke phyton asal Desa Kebungembong, Kecamatan Pageruyung. “Rasanya enak, lembut, dan harum,” ujar Hendy.

Durian milik Suryat itu selalu dinanti kala panen. Sosoknya hijau besar mencapai 5 kg per buah, sehingga menarik perhatian. Atas himbauan Bupati sekaligus untuk mempromosikan potensi daerah, per 31 Januari 2005—pelaksanaan lomba — nama phyton berganti menjadi gembong.

Istimewa

P e r h e l a t a n k e – 3 lomba durian yang rutin diadakan Dinas Pertanian Kabupaten Kendal itu diikuti 34 kontestan. “Ini adalah lomba dengan peserta terbanyak yang pernah diselenggarakan,” ujar Abdul Wahab, S.Sos ketua panitia lomba.

Penilaian dibagi 2 tahap. Pertama seleksi induk tanaman. Tahap kedua, penilaian buah meliputi: penampilan luar, penampilan dalam, cita rasa, dan kesan penilai. Lomba kali ini diikuti buah-buah berkualitas. Wajar saja para juri yang terdiri dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten dan Provinsi, Balai Pengawas dan Sertifi kasi Benih, pemerhati buah, dan bagian perekonomian pemerintah daerah tampak kewalahan.

Dengan lomba seperti itu, potensi durian lokal akan terangkat. Bukan mustahil dengan pengembangan yang serius mereka bakal menjadi durian unggul nasional. Seperti yang telah diukir oleh durian kumbokarno, pemenang durian Kendal 2002 menjadi juara ke-3 Lomba Buah Unggul Nasional (LBUN) 2003 yang diselenggarakan Trubus.

Pemenang tahun 2003 itu pun dilirik oleh para penangkar buah untuk diperjualbelikan bibitnya. Berkah serupa dirasakan para pekebun durian di Pageruyung. “Dahulu durian kami sebutir hanya Rp5.000—Rp6.000, sekarang bisa mencapai Rp25.000 per buah,” ujar Suryat, pekebun di Kebungembong. Berkah serupa juga dirasakan oleh instansi terkait, karena kini durian asal Kendal siap bersaing menyemarakkan dunia buah Indonesia. (Pupu Marfu’ah)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Panen Cuan dari Berbisnis Domba Menjelang Hari Raya Idul Adha

Trubus.id—Peternak asal Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Mohammad Huda Khairon dapat menjual 4.000 domba menjelang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img