Monday, November 28, 2022

Makmur dengan Lidah Jin

Rekomendasi

Satu pertanyaan klasik selalu mampir dari ribuan yang diajukan, “Bagaimana membangkitkan energi yang dimiliki rumah agar penghuninya meraih kemakmuran?” Karen pun menjawab, letakkan cermin, kristal, dan lidah mertua Sansevieria sp di salah satu sudut rumah. Lidah jin—sebutan lidah mertua di Malaysia—itu mampu menghadirkan chi atau energi kehidupan.

Meletakkan lidah mertua di salah satu sudut tempat tinggal kita tak hanya mendatangkan kemakmuran. Ia juga diyakini dapat menetralkan pengaruh negatif yang muncul dari dalam rumah. Misal, energi negatif dari kamar mandi dapat dihilangkan dengan meletakkan lidah nakal—julukan lidah mertua di Th ailand—di wastafel dekat toilet. Membaca tulisan di situs itu, Trubus teringat kata-kata Akino W Azzaro, master fengshui di Karawaci, Tangerang. Tanaman berdaun lebar dan tebal (seperti lidah mertua, red) mendatangkan keberuntungan pada pemiliknya.

Sansevieria juga banyak dipakai sebagai ornamen taman di hotel, mal, dan restoran di Singapura dan Malaysia. Jawaban mengejutkan diperoleh dari seorang pengurus kelenteng di Singapura. “Bagi kami yang percaya, tanaman itu perwujudan dari 8 kebaikan dewa,” kata Lanny Lingga, hobiis di Bogor, menirukan ucapan pengurus kelenteng itu. Ketika itu Lanny sedang berburu informasi mengenai pemanfaatan sansevieria di mancanegara.

Dicatat sejarah

Nun di daratan Tiongkok, sansevieria dicatat dalam sejarah manusia. Ia direkam dengan berbagai nama. Sebut saja lidah jin, lidah nakal, dan lidah mertua. Ia juga dikenal sebagai tanaman ular karena bentuk daun seperti kulit ular. Namun, di balik semua gelar seram itu, sansevieria ditanam hampir di setiap rumah di negeri Cina pada masa lampau.

Yang paling populer, ia diletakkan dekat pintu masuk karena dianggap mendatangkan 8 kebaikan dewa bagi yang merawat. Warisan kepercayaan itu masih terlihat di rumah-rumah herbalis, akupunturis, dan tabib cina. Mereka meletakkan sansevieria di dalam pot keramik bergambar naga atau burung agar penampilannya terkesan gagah.

Penasaran dengan 8 kebaikan dewa? Trubus kesulitan mendapatkan jawabannya. Pesoalannya, mereka yang mendalami sansevieria tak menguasai sejarah pemanfaatan berikut mitos seputar lidah mertua. Sebaliknya, ahli feng shui modern tidak mengetahui beragam tanaman secara spesifi k.

“Betul, jenis tanaman itu sangat baik untuk fengshui rumah. Khususnya di sudut keuangan. Ia diletakkan di lobi kantor untuk menangkap energi,” kata Akino, saat Trubus sodori gambar-gambar sansevieria. Terlebih lagi saat ini ditemukan beragam jenis sansevieria dengan berbagai variasi warna, bentuk, dan ukuran.

Terkuak di Hawai

Sebuah situs di Hawai justru berhasil menafsirkan 8 kebaikan dewa. Kebaikan itu meliputi: kekayaan, kecerdasan, kesehatan, kekuatan, panjang umur, kecantikan, seni, dan puisi. Sansevieria dianggap simbol kekayaan karena setiap pohon yang tumbuh memunculkan banyak cabang. Jumlah cabang yang prima itu dipersepsikan sebagai kemakmuran yang terbagi-bagi ke dalam seluruh anggota keluarga. Ia juga disebut tanaman yang cerdas mempertahankan hidup karena anakan sansevieria dapat muncul dari tanaman yang hampir mati.

Orang yang merawat sansevieria diyakini memiliki tubuh sehat. Itu karena sansevieria tetap terlihat sehat walaupun ia sedang sakit. Sifat itu dapat dipindahkan pada pemilik atau pengunjung yang mengagumi. Pun kekuatan, coba perhatikan anakan sansevieria dapat menembus pot yang sangat keras.

Lidah nakal juga simbol kecantikan karena bunganya harum kala malam hari. Daun berpola gambar alami dan berbeda melambangkan nilai seni tiada taranya. Terakhir, bentuk simetris daun dan sosok tanaman menggambarkan nilai puisi tak ternilai. Puisi dalam arti keseimbangan antara yin dan yang. Tak ada daun yang dihasilkan sia-sia, semua memiliki fungsi dan bentuk yang searah dengan daun utama.

Obat tradisional

Begitulah cerita sansevieria di negeri Cina pada masa lampau. Nun di Kenya, Afrika Timur, sansevieria menempati posisi istimewa bagi para penduduk asli. Ramuan akar yang dicampur dengan beberapa tanaman lain digunakan sebagai penawar racun anak panah. Yang menarik, informasi itu justru dipublikasikan oleh para peneliti di Universitas Kyoto, Jepang, yang meneliti penggunaan tanaman asli Afrika.

Mereka juga menemukan fakta unik di Kongo, Afrika Tengah. Akar idupai—sebutan sansevieria di Kenya, digunakan penduduk asli sebagai obat penyakit kelamin, nyeri sendi dan tulang, sakit punggung, serta ramuan untuk wanita hamil. Caranya, akar sansevieria direbus dengan lemak kambing seperti layaknya membuat sup. Hanya airnya yang diminum sebagai obat.

Penelitian paling mengejutkan tentang manfaat sansevieria sebagai obat muncul dari Jerman setahun silam. Ekstrak Sansevieria ehrenbergii yang mengandung saponin spirostanol dikombinasikan dengan beberapa senyawa yang telah dikenal sebelumnya. Masingmasing saponin dievaluasi untuk melawan sel leukimia lymphocytic dan beberapa sel kanker lain.

Dari 3 kombinasi yang dilakukan, 2 di antaranya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa itu juga dapat mempercepat aktivitas antimikroba terutama cendawan patogen seperti Candida albican dan Cryptococcus neoformans.(Destika Cahyana)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Cara Membangun Rumah Walet agar Walet Mau Bersarang

Trubus.id — Rumah walet tidak bisa dibuat asal-asalan. Perlu riset khusus agar rumah itu nyaman ditempati walet. Mulai dari...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img