Sunday, August 14, 2022

Mandi Pasir

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Mandi pasir? Ya, mereka percaya panasnya pasir dapat mengusir penyakit saraf, rematik, sakit punggung, dan penyakit lain. Dengan biaya 900 yen, pengunjung dipersilakan berbaring di pasir panas yang sudah digali sedalam 10 cm. Panjangnya disesuaikan dengan tinggi badan. Kemudian petugas mencangkuli pasir di kiri kanan parit itu dan ditimbunkan ke sekujur tubuh pengunjung, kecuali kepala.

Sebagaimana dipaparkan Nipponia nomor 26, suhu pasir di sana sebenarnya panas sekali, 55o C. Namun, pengunjung tidak bakal gosong setelah dikubur pasir lantaran udara di antara butir-butir pasir berfungsi sebagai penahan panas.

Saat pertama kali membaringkan diri, punggung bagaikan tersengat panas. Apalagi setelah tubuh dikubur. Panas kian terasa. Darah serasa menggelora mulai dari kepala sampai ujung kaki. Mandi pasir ini jelas membuat jantung mensirkulasikan darah dengan baik. Biasanya sepuluh menit terkubur pasir sudah cukup. Begitu bangkit, badan terasa enteng dan nyaman. ***

Vitamin D Redam Kanker Usus Besar

Banyak-banyaklah makan ikan salmon, mentega, kuning telur, minum susu, atau mengunyah daun berwarna hijau gelap. Makanan yang banyak mengandung vitamin D sangat bermanfaat untuk meredam kanker usus besar. Hasil penelitian membuktikan, pasien yang mengkonsumsi 645 Ius (international units) vitamin D risiko terkena kanker usus 40% lebih kecil daripada yang tidak diberi vitamin D.

Penelitian yang dimuat Journal of the American Medical Association, sebagaimana dikutip Associated Press, melibatkan 3.100 sukarelawan. Menurut Dr David Lieberman, ketua tim peneliti dan gastroenterologist dari Portland, Ore, Veterans Affairs Medical Center, Chicago, vitamin D berperan membantu tubuh menyerap kalsium. Ia banyak terdapat di dalam tubuh dengan kandungan 1,5—2% dari total bobot badan. Sejumlah 99% kalsium terdapat pada tulang. Mineral utama ini ditemui di susu dan produk olahannya, kacang kedelai, kacang tanah, dan sayuran berdaun hijau tua.

Bagi Anda yang berusia di atas 50 tahun, The American Cancer Society menganjurkan tes kanker usus setiap 10 tahun. Selain itu, direkomendasikan untuk mengkonsumsi 200—800 Ius vitamin D per hari. Sebagai perbandingan, 1 sendok makan minyak ikan mengandung 1.360 Ius; 1/2 ons ikan salmon, 360 Ius; 1 cangkir susu, 100 Ius. ***

Ampuhnya Obat Cina

Keampuhan pengobatan tradisional Cina mendapat pengakuan dunia kedokteran modern. Tim peneliti dari University of Texas dan The National Institutes of Health melaporkan, Tripterygium wilfordii terbukti efektif mengobati beragam rematik. Tanaman keluarga Celastraceae itu memang sudah menjadi obat rematik di Tiongkok sejak ribuan tahun lalu. Penelitian awal pada hewan memperlihatkan, ekstrak tanaman itu bersifat antipembengkakan.

Penelitian diawali dengan membuat ekstrak dari akar dicampur alkohol dan etil asetat. Setelah dikeringkan kemudian dimasukkan ke kapsul dengan dosis 30 mg/ kapsul. Jumlah ini setara dengan 9,9 mikrogram triptolide dan tripdiolide, bahan aktif yang terdapat pada Tripterygium wilfordii.

Sejumlah 13 pasien menjalani ujicoba pengobatan dengan dosis bervariasi. Rasa kaku pada pagi hari adalah indikasi rematik pertama yang diuji. Pada awalnya rasa sakit berlangsung 265 menit. Dengan dosis 390 mg/hari, rasa sakit berkurang 10 menit. Angka ESR (erythrocyte sedimentation rate) turun dari 55 mm/jam menjadi 22 mm/ jam pada dosis 480 mg/hari. Dosis pengobatan 300—480 mg/hari memberikan hasil maksimum. Dosis paling efektif hasil uji coba pengobatan modern itu ternyata sama dengan dosis yang selalu dipakai oleh para sinshe Cina sejak dahulu kala. Pengobatan warisan nenek moyang memang andal!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img