Sunday, May 19, 2024

Manggis Katai, Cepat Berbuah dan Cocok Dikembangkan sebagai Agrowisata Petik Buah

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Manggis katai cocok dikembangkan sebagai agrowisata petik buah. Pasalnya, sosok tanaman manggis katai cenderung pendek sehingga memudahkan pemanenan. Tingginya hanya 0,5–2 meter. Sementara itu, umumnya manggis memiliki tinggi 7–25 meter.

Keunggulan lain, menurut Dr. Mohamad Reza Tirtawinata, peneliti dan pemerhati manggis di Kota Bogor, Jawa Barat, kualitas buah manggis katai pun sama dengan manggis konvensional. Bedanya, manggis katai berbuah sangat cepat.

“Manggis katai empat tahun sudah bisa berbuah perdana,” kata Reza.

Kecepatan berbuah itu terbilang 2–3 kali lipat lebih cepat dibanding manggis konvensional. Di mana penanaman asal biji yang memerlukan waktu hingga 12 tahun untuk berbuah perdana.

Percontohan kebun manggis katai ada di Kebun Percontohan Aripan, Balai Penelitian Tanaman Buah (Balitbu) Tropika, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Total terdapat 125 tanaman di lahan seluas 3.000 m².

Menurut Dr. Raden Heru Praptana, S.P., Kepala Balitbu, mengebunkan manggis apalagi untuk agroeduwisata perlu memperhatikan penanaman sesuai kontur. Tujuannya, untuk estetika dan memudahkan pembersihan kebun demi mencegah organisme pengganggu tanaman (OPT).

Adapun penggunaan irigasi tetes di kebun dengan konsep agroeduwisata terlihat lebih estetis. Faedah lainnya mengoptimalkan tata kelola lahan dan menghemat air. Lantas, apakah manggis katai juga mengalami penurunan produksi ketika iklim saat panen raya tak sesuai?

Harap mafhum, dua tahun terakhir hasil panen raya manggis di beberapa sentra merosot 50–80%. Menurut Reza, manggis katai tidak terlalu terdampak penurunan produksi. Pasalnya, sosok tanaman mini memudahkan metabolisme tanaman.

“Pada tanaman manggis besar, mungkin saja hara dan air yang diserap hari ini baru sampai ke daun atau bunga beberapa pekan kemudian,” kata Reza.

Kelebihan lain manggis katai, memiliki perakaran yang baik sehingga memudahkan tanaman mencari air dan hara. Hasilnya, produksi dan pertumbuhannya pun optimal.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Tiga Pilihan Mengolah Biji Ketumbar Praktis  

Trubus.id–Ketumbar berpotensi sebagai penurun gula darah. Hal itu sesuai peneliti di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img