Monday, November 28, 2022

Matamata si Pembunuh dari Indian

Rekomendasi

Penampilan kura-kura matamata itu unik. Bentuk karapas mirip daun kering berwarna cokelat kemerahan. Kepala berbentuk segitiga pipih dan berleher panjang. Saking panjangnya ia seringkali sulit menarik leher kembali ke dalam tempurung. ‘Matamata tidak pandai berenang, karena itu ia suka ngendon di dasar akuarium atau kolam,’ ujar Satrio Wibowo, kolektor kura-kura di Bandung.

Ada 2 jenis matamata yang beredar di pet shop. Matamata asal Orinoco memiliki punggung cokelat muda hingga kekuningkuningan. Perut dan tenggorokannya berwarna merah cerah seperti stroberi. Penampilan matamata asal Peru lebih cerah. Punggung cokelat tua, perut merah, dan tenggorokan cokelat keputihan.

Harga mahal

Menurut Budi Dewanto dari Deep Jungle di Sawangan, Depok, matamata disukai kolektor karena penampilannya tidak lazim. ‘Corak garis di tenggorokan bagus dan tentunya langka,’ ujarnya. Merujuk data perkumpulan reptil Ophio di Yogyakarta, pemilik matamata di Kota Gudeg itu baru 2 hobiis. ‘Harganya cukup mahal bisa mencapai Rp5-juta/ekor,’ ujar drh Slamet Raharjo dari Ophio.

Karena kelangkaan itu kolektor mancanegara pun memburunya. Dalam daftar harga yang dikeluarkan Wildlife Trade Season 2006, matamata dibanderol US$350?US$450/ekor setara Rp4-juta?Rp5,5-juta/ekor.

Tak hanya matamata, beberapa jenis kura-kura air dan darat impor sudah banyak dikoleksi kolektor lokal. Sebut saja alligator snaping Macroclemys temmincki, spur thighed tortoise Geochelone sulcata, indian star Geochelone elegans, dan hermanii tortoise Testudo hermanii. Alligator snaping contohnya disukai justru karena bersifat karnivora alias pemakan daging. Dengan sosok hitam dan karapas berduri ia terlihat menyeramkan. Bahkan dalam situs foxwildlife.com, jenis ini dilaporkan pernah memakan ibu jari pemiliknya di Amerika Serikat.

‘Kura-kura impor yang masuk ke Indonesia sudah mencapai puluhan jenis,’ ujar Slamet Raharjo. Soal harga memang tidak ada yang murah. Mereka rata-rata dijual seharga Rp1-juta?Rp5-juta/ekor. Beberapa di antaranya bahkan perlu jauh-jauh hari dipesan dengan harga tinggi setara mobil bekas keluaran tahun 1995. Jenis Geochelone nigra yang populer dipanggil kura-kura galapagos bisa mencapai Rp40-juta/ekor.

Meski demikian tidak semua kura-kura itu mudah beradaptasi. Salah satu yang sulit adalah kura-kura matahari Heosemys spinosa dan malayan snail turtle. ‘Makannya sangat susah. Kadang sampai sebulan ngga mau makan. Yang ada malah mati,’ ujar Iwan hobiis di Kelapagading, Jakarta Utara. Berikut kura-kura yang bisa dikoleksi dan sudah diperjualbelikan di tanahair.

1. Alligator snaping

Sosok alligator memang tidak cantik. Ia banyak diburu karena sifatnya yang suka memakan daging. Di tanahair kura-kura yang dewasanya dapat mencapai bobot 100 kg itu dijual Rp1-juta?Rp1,5-juta untuk diameter karapas sekitar 8?10 cm.

2. Geochelone radiata

Keluarga genus ini dikenal sebagai kura-kura darat. Corak tubuhnya sangat indah dengan spot-spot kuning menyala di karapas. Beberapa varian dari radiata memiliki dasar corak gelap dengan semburat garis seperti sapu lidi. Jenis yang dapat mencapai diameter karapas 20 cm itu dijual seharga Rp1-juta?Rp-2juta/ekor seukuran kepalan tangan anak kecil.

3. Geochelone sulcata

Tidak seperti radiata, sulcata memiliki corak kombinasi cokelat gelap dan hitam hingga terkesan eksotis. Jenis yang sudah sukses ditangkarkan di mancanegara itu dijual seharga Rp1-juta?Rp-2juta/ekor untuk ukuran karapas 8?10 cm.

4. Geochelone pardalis

Corak pardalis tidak kalah cantik dibandingkan radiata. Spot-spot warna di karapas tampak berukuran besar. Uniknya di dalam spot itu terdapat 2 kombinasi warna, cokelat dan kuning. Sepasang kura-kura yang diperdagangkan dengan sebutan leopard pardalis itu mencapai Rp11-juta.

5. Testudo hermanii

Kura-kura yang dipanggil la tortue d?Hermann di Prancis itu memiliki 2 corak warna. Corak pertama didominasi warna cokelat abu-abu dari tubuh sampai karapas. Yang lain berkarapas dasar hijau tua dengan motif spot cokelat kehitaman. Karena termasuk jarang, jenis ini dapat mencapai harga Rp2-juta/ekor untuk ukuran bungkus rokok.

6. Indian star

Jenis ini paling banyak dijual di pet shop karena harga tidak terlalu mahal Rp400.000/ekor. Ada 2 jenis indian star yang beredar di pasaran. Indian star asal India memiliki motif gelap. Jenis lain asal Srilangka memiliki spot-spot kuning tegas di atas karapas hitam.

7. Chicken turtle

Sebutan chicken?ayam?yang melekat bukan lantaran ia mirip ayam. Namun jenis yang memiliki garis warna kuning horizontal di tubuh itu memiliki rasa daging seperti ayam. Jenis yang suka menggigit itu dijual seharga Rp1,5-juta/ekor.

8. Painted turtle

Di mancanegara painted turtle termasuk paling digemari karena sangat jinak. Apalagi Chrysemys picta itu memiliki ekor lancip. Corak tubuh termasuk istimewa dengan garis-garis kuning hingga ke arah kepala. Jenis ini dijual sekitar Rp1-juta/ekor. (Dian Adijaya S)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Robusta Rasa Kelapa

Trubus.id — “Kopi arabikanya enak.” Itulah yang kerap terucap dari para penikmat kopi ketika mencicipi kopi asal Desa Tamansari,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img