Monday, August 8, 2022

Media Pas Pilea Sentosa

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Pilea peperomioides menyukai lingkungan yang terang.(Dok. Valentina Widjayakusuma)

Kiat merawat Pilea peperomiodes agar tampil menawan.

Trubus — Memiliki pilea bagi Shintarini Aliwarga merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Pehobi tanaman hias di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, itu jatuh hati pada pandangan pertama ketika melihat sosok Pilea peperomioides. Saking sayangnya ia menyiram tanaman anggota famili Urticaceae itu hampir setiap hari. Akibatnya kelembapan melonjak.

Apalagi pehobi itu meletakkan tanaman di tempat yang terlalu teduh dan media tanam juga tidak porous sehingga memicu akar busuk. Daun tanaman pun lambat laun menguning dan rontok tak terselamatkan. Dwi Satmeini juga jatuh hati pada pilea. Namun, pehobi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu hanya dua kali menyiram dalam sepekan. Hasilnya tanaman berjuluk chinese money plant itu tumbuh baik dan rimbun.

Media tanam

Sinar matahari pagi baik untuk Pilea peperomioides.(Dok. Dwi Satmeini)

Menurut Eini, sapaan Dwi Satmeini, kunci sukses merawat Pilea peperomioides ialah memilih media tanam yang tepat serta frekuensi penyiraman. Media tanam harus menggunakan bahan-bahan yang porous dan dapat menyimpan air. Eini memilih media tanam campuran peat moss atau lumut, sekam mentah, dan perlitePorsi lumut lebih banyak ketimbang sekam mentah. Porsi perlite sedikit.

Ia cukup dua kali menyiram 1—2 kali setiap pekan. Pilea peperomioides menyukai tempat yang terang dengan sirkulasi udara yang baik. Eini menyimpan pot Pilea peperomioides di teras yang tidak terkena sinar matahari langsung (lihat ilustrasi cara merawat Pilea peperomioides).

“Bila para pehobi merawat seperti yang saya lakukan, saya yakin tidak ada lagi Pilea yang mati karena kebanyakan disiram dan tanaman Pilea menjadi cantik dan menyenangkan untuk diadopsi,” ujar wanita kelahiran Denpasar itu. Pehobi tanaman hias di Pondoklabu, Jakarta Selatan, Chacha Binahati, merawat pilea sejak 2017. Tanaman itu berbatang lunak sehingga pehobi mesti hati-hati terhadap kadar air berlebihan.

Bagi Chacha, media tanam tidak harus peat moss dan perlite. Namun, pehobi bisa menggunakan media tanam yang mudah tersedia dan kondisi cuaca di suatu daerah. “Kalau di Jakarta itu senangnya pakai peat moss karena udaranya panas dan dia menyerap air. Kalau di Bogor yang sering hujan berarti media tanamnya mesti yang porous,” kata ibu 2 anak itu. Menurut Chacha pilea memerlukan sinar matahari pagi.

Penggemar di Tangerang, Provinsi Banten, Valentina Widjayakusuma, menyarankan, pehobi menghindari peletakan pilea di tempat yang terlalu teduh. Bahkan, di dalam ruangan dalam jangaka waktu lama. Bila pehobi ingin meletakkan pilea di dalam ruangan, pastikan tanaman terkena sinar matahari. Valentina juga menggunakan media porous agar pilea hidup sentosa. (Tamara Yunike)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img