Friday, May 24, 2024

Melihat Hubungan Balas Budi Semut pada Kupu-kupu

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Larva kupu-kupu royal cokelat Remelana jangala itu bermurah hati memberikan cairan manis hasil mengisap bunga asoka. Keruan saja semut berpesta-pora menikmatinya.

Di daun asoka, tempat larva hidup, para semut membentuk barisan mengelilingi larva. Tujuannya, membalas budi dengan cara melindungi larva dari ancaman pemangsa seperti burung dan kadal. Padahal, ibu kupu-kupu tak pernah berpesan agar semut menjaga keturunan kupu-kupu itu.

Tulus betul semut-semut itu menjaga anak kupu-kupu yang tampangnya berbeda jauh dengan dirinya. Simbiosis saling menguntungkan itu menjadi salah satu mekanisme pertahanan diri satwa anggota keluarga Lycaenidae itu.

Ulat sengaja mengeluarkan gula yang diperoleh dari tanaman inang yang disukai semut. Selama dalam penjagaan semut, ulat leluasa bertransformasi menjadi kepompong kupu-kupu. Kupu-kupu Remelana jangala yang baru lahir itu lalu terbang meninggalkan hunian. Saat itu hubungan istimewa dengan semut Myrmica sp. pun berakhir.

Kupu-kupu “lahir” menjelang musim hujan. Saat itu biasanya bunga-bunga tengah bermekaran. Bunga menjadi sumber nektar yang merupakan pakan sehingga kupu-kupu yang baru berubah dari larva itu tak kelaparan.

Mereka hinggap dari satu bunga ke bunga lain hingga sejauh setengah kilometer. Setiap jenis kupu-kupu dewasa menyenangi nektar bunga tertentu. Pakan larva lebih khusus lagi. Setiap jenis larva kupu-kupu hanya menyantap satu spesies tanaman.

Larva kupu-kupu Troides helena hanya menyantap daun perepok Aristolochia tagala. Singkat kata, hilang pohon, sirnalah kupu-kupu. Kupu-kupu Graphium sarpedon saat terbang selalu memamerkan kemolekan sayap biru mereka.

Sesekali mereka hinggap di kubangan air untuk mencecap mineral garam. Kupu-kupu memerlukan mineral guna memperlancar proses metabolisme tubuh, terutama para pejantan. Jangan heran jika usai hujan para pejantan dandy itu berbaris di sebuah kubangan berpasir atau berlumpur.

Mereka bersama-sama mencecap mineral di kubangan. Mineral penting bagi mereka agar warna kedua sayap tampil prima. Itu modal untuk merayu kupu-kupu betina calon ibu bagi anak-anak mereka. Maklum, kupu-kupu jantan seperti halnya unggas—merak atau cenderawasih— yang mementingkan penampilan demi meraih cinta.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Panen Cuan dari Berbisnis Domba Menjelang Hari Raya Idul Adha

Trubus.id—Peternak asal Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Mohammad Huda Khairon dapat menjual 4.000 domba menjelang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img