Friday, May 24, 2024

Mengenal Durian Amanda, Si Durian Petruk Sulawesi

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Durian amanda berukuran bongsor dan berdaging tebal. Daging buah jingga merata. Semua juring terisi penuh oleh daging buah yang tebal. Saat mencecap daging buah yang tebal itu dan tekstur daging buah nan lembut pun memanjakan lidah.

Rasa manis dan pahit yang khas melekat pada durian lokal unggulan milik I Ketut Kari itu.  “Sebagain orang ada yang menyebut durian amanda menjadi durian petruk sulawesi,” kata pekebun durian di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah, itu.

Menurut I Ketut sensasi pahit kedua durian itu hampir sama. Perbedaanya ukuran buah durian amanda jauh lebih besar. Sebenarnya durian amanda sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Ketut menanam durian amanda dengan cara okulasi.

Ia menyisipkan sepuluh mata tunas sejak 1996. Pohon berbuah perdana pada umur 4 tahun. Ketut menanam durian di kebun berketinggian tempat 35 meter di atas permukaan air laut (m dpl). Saat pohon berumur 10 tahun, produksi buah mencapai 25—30 durian per pohon.

Menurut Ketut produksi pohon amanda bisa lebih tinggi apabila penanaman di kebun berelevasi 300—500 m dpl. “Berapa pun jumlah produksi pohon durian amanda terserap pasar,” ujar Ketut.

Alasannya pekebun yang mengebunkan durian amanda masih sedikit. Periode panen Amanda pada November—Desember. Biasanya sekali panen Ketut menuai 1,8 ton amanda. Harga buah dari kebun Rp90.000 per kg.

Berarti harga buah dengan bobot 7 kg sebesar Rp630.000 per buah. Ketut menjual hasil panen kepada pengepul buah yang datang langsung ke kebun. Konsumen durian amanda itu biasanya pasar swalayan di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Bahkan ada juga pengiriman ke Jakarta. Ketut mengatakan, total jenderal produksi durian amanda dari seluruh pekebun di Kabupaten Parimo sebanyak 7 ton.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Panen Cuan dari Berbisnis Domba Menjelang Hari Raya Idul Adha

Trubus.id—Peternak asal Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Mohammad Huda Khairon dapat menjual 4.000 domba menjelang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img