Thursday, July 25, 2024

Mengenal Ikan Batak, Penghuni Danau Toba yang Mampu Hidup hingga 40 Tahun

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id — Ikan batak Neolissochilus thienemanni merupakan penghuni Danau Toba sejak lampau. Ikan batak ini unik, sejak dulu telah banyak dimanfaatkan sebagai hidangan wajib keluarga raja dan bangsawan di Toba. Bagaimana sisi unik lain dari ikan batak ini?

Ikan batak termasuk fauna nokturnal atau mencari makan di malam hari dan saat siang akan banyak berdiam di balik bebatuan. Makanan alaminya adalah siput, cacing, dan azolla (Mosquito ferns) atau sejenis tanaman paku yang tumbuh mengapung di permukaan air. 

Untuk membedakan jenis kelamin ikan bisa dilihat dari bentuk tubuhnya. Lantaran ikan betina akan lebih kembung badannya dari jantan. Perbedaan lainnya ada pada warna. Hal ini karena ikan jantan lebih gelap dari betina.

Melansir dari laman indonesia.go.id, ikan batak banyak ditemui di perairan dangkal danau, di kedalaman 4–5 meter dengan dasar berpasir atau bebatuan serta berarus deras.

Mereka menyukai air jernih dan bersuhu rendah, sekitar 16–26°C serta kandungan oksigen tinggi. Semakin besar usia, ikan batak akan memilih berenang di bebatuan dasar danau sampai kedalaman maksimal 15 meter.

Sisi lain dari ikan batak, sebagai ikan penghuni hulu dengan arus air deras, gerakannya sangat cepat dan agresif. Ikan batak membutuhkan waktu hingga 54 bulan untuk mencapai ukuran tubuh maksimal 1 meter dan berat 30 kilogram.

Usia hidup ikan batak ini lumayan panjang, dapat mencapai 40 tahun. Sepintas, ikan batak mirip dengan marga Tor seperti kancra, tombro, semah, lempon, atau ikan dewa. Ikan batak memiliki nilai ekonomi tinggi karena rasa dagingnya yang padat, empuk, serta gurih ketika dimasak.

Anakan ikan batak seukuran 2–3 cm dihargai rata-rata Rp7.000 per ekor dan seekor ikan dengan berat 100 gram dan panjang 21 cm dibanderol senilai Rp90.000. Artinya, seekor ikan seberat 1 kg harganya bisa mencapai hampir Rp1 juta.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Kelapa Genjah Merah Bali, Eksotis dan Produktif

Trubus.id—Kelapa genjah merah bali merupakan kelapa baru yang eksotis dan produktif. Secara umum berbunga pada umur 2—2,5 tahun dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img