Sunday, August 14, 2022

Meniran Bikin Bugar

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img
Kurkumin dalam rimpang temulawak membantu metabolisme tubuh. (foto : dok. Trubus)

TRUBUS — Uji ilmiah melibatkan 201 pria berusia 16—18 tahun. Meniran, temulawak, dan kunyit terbuktikan meningkatkan kebugaran kardiovaskular.

Bulatan putih di bawah ketiak daun mirip menir atau pecahan beras. Itulah sebabnya masyarakat menyebut tanaman itu meniran. Sosok kecil itu berkhasiat besar untuk meningkatkan kebugaran kardiovaskular sebagaimana riset dr. Fajar Novianto dan rekan. Periset di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional itu membuktikan secara ilmiah meniran,temulawak, dan kunyit meningkatkan kebugaran kardiovaskular.

“Kebugaran kardiovaskular merupakan kemampuan jantung, paru-paru, dan peredaran darah dalam memasok oksigen ke seluruh tubuh dengan baik dan maksimal,” kata Fajar Novianto. Menurut Fajar kebugaran kardiovaskular salah satu komponen yang penting yang memengaruhi kebugaran jasmani. Fajar mengombinasikan meniran dengan rimpang temulawak Curcuma xanthorrhiza dan rimpang kunyit Curcuma longa.

Faedah 3 herbal

Riset ilmiah itu melibatkan 201 pria berusia 16—18 tahun. Fajar memberikan rebusan herba meniran, rimpang temulawak, dan rimpang kunyit kepada 100 pria, sedangkan 101 lainnya tidak mendapatkan ramuan herbal (plasebo) (baca: boks herbal agar bugar). Mereka tidak mengolah tanaman obat karena Fajar menyediakannya agar komposisi sama. Oleh karena itu, mereka tinggal minum ramuan 400 ml sebelum makan. Frekuensi konsumsi dua kali sehari selama 42 hari.

Dokter alumnus Universitas Sebelas Maret itu memantau kesehatan mereka. Cara menilai kebugaran kardiovaskular dengan Harvard Step Test (HST), yakni naik turun bangku harvard setinggi 19 inci atau 48 cm. Ketika pengukuran berlangsung diiringi dengan metronom berfrekuensi 120 kali per menit selama 5 menit. Setelah aktivitas itu, kemudian Fajar mengukur nadi arteri pada pergelangan tangan tiga kali, yakni 5 detik, 1—1,5 menit, 2—2,5 menit, dan 3—3,5 menit setelah tes.

dr. Fajar Novianto. Periset di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional.

Menurut Fajar nadi atau pembuluh darah arteri berfungsi membawa darah dari jantung untuk mengantarkan oksigen dan nutrisi ke semua sel di seluruh tubuh (arteri sistemik) dan mengangkut zat buangan seperti karbondioksida dari jantung ke paru-paru (arteri pulmonalis). Hasil penelitian itu menunjukkan, indeks kebugaran jasmani dari rata-rata 51,6 menjadi 61,65 setelah 42 hari mengonsumsi herbal. Adapun indeks kebugaran jasmani tanpa herbal sebelumnya 54,76, setelah 42 hari menjadi 55,81.

Menurut Fajar pengujian itu tergolong sederhana karena tidak membutuhkan peralatan khusus. Adapun validasi dan reliabilitasnya teruji dan direkomendasikan untuk penelitian kelompok besar. “Kebugaran jasmani yang baik merupakan suatu modal dasar bagi seseorang untuk beraktivitas fisik secara berulang-ulang dan dalam waktu yang relatif lama tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Seseorang berpeluang memiliki tingkat kesehatan dan daya tahan tubuh yang baik jika status kebugaran jasmani tinggi.

Senyawa aktif

Di luar kebugaran, konsumsi rebusan herbal terbukti aman bagi fungsi hati, fungsi ginjal, dan profil darah, karena dalam rentang normal. Artinya tidak ada efek samping selama 42 hari mengonsumsi rebusan herbal temulawak, kunyit, dan meniran. Ramuan baru untuk pengobatan dapat dimanfaatkan bila memenuhi faktor keamanan. Fajar mengatakan, ketiga herbal memiliki peran masing-masing terhadap kebugaran kardiovaskuler.

Senyawa aktif utama dalam rimpang temulawak yakni kurkumin. Menurut Fajar manfaat utama kurkumin untuk menyegarkan tubuh, memperlancar metabolisme, menyehatkan fungsi hati, menambah nafsu makan, imunomodulator, dan hepatoprotektor. Sementara itu rimpang kunyit berkhasiat melancarkan pencernaan, antibakteri, dan hepatoprotektor.
Selain itu lain tanaman anggota famili Zingiberaceae itu juga berkhasiat sebagai pelindung hati alias hepatoprotektor dan antiinflamasi. Menurut dokter 34 tahun itu herba meniran Phyllanthus niruri mengandung senyawa aktif filantin, hipofilantin, dan triakontanal. Khasiat tanaman kerabat singkong itu meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, Fajar memilih ketiga herbal itu untuk membangun kebugaran tubuh.

Ketiga tanaman obat itu berpadu dan terbukti manjur secara ilmiah menjaga kebugaran fisik. Fajar mengatakan, tidak ada pantangan bila seseorang ingin mengonsumsi kombinasi ketiga herbal itu. Namun, aktivitas fisik seperti olahraga harus tetap dilakukan untuk membantu menjaga kebugaran tubuh. Menurut herbalis di Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Endah Lasmadiwati, rimpang kunyit berkhasiat juga untuk detoksifikasi.

Endah kerap mengombinasikan rebusan kunyit dengan dengan daun sambilata Andrographis paniculata untuk penetralan toksin dalam tubuh. Pengolahannya sederhana, yakni dengan memilih bahan segar. Ia lantas menghaluskan kedua bahan dengan menumbuk atau memarut, merebus, atau menyeduh. Herbal sedap dikonsumsi ketika masih hangat dan sebaiknya sebelum makan untuk mengoptimalkan manfaat dalam tubuh. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img