Wednesday, February 8, 2023

Menjaga Kedaulatan Pangan di Tengah Gempuran Tantangan

Rekomendasi

Trubus.id — Kebutuhan beras di Tanah Air semakin meningkat seiring dengan peningkatan populasi penduduk. Tidak hanya di Indonesia, tetapi negara-negara Asia lainnya. Dengan demikian, peningkatan produksi beras harus terus dilakukan untuk menjaga kedaulatan pangan.

Apalagi, diperkirakan pada 2025 mendatang, lebih dari 50 persen penduduk dunia yang berjumlah 10 miliar akan bergantung pada beras sebagai sumber pangan utama.

Menurut Puji Lestari, Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam menjaga kedaulatan pangan tentu banyak tantangan yang dihadapi. Mulai kurangnya lahan subur, perubahan iklim hingga persaingan global di antara negara penghasil beras di dunia. Oleh karena itu, menurutnya diperlukan inovasi untuk menghadapi tantangan tersebut.

Indonesia memiliki berbagai tipe agroekologi yang memerlukan dukungan inovasi varietas unggul bersifat spesifik. Rekomendasi varietas pada suatu lokasi bergantung pada tipe iklim di lokasi tertentu.

“Peran inovasi teknologi yang mampu beradaptasi secara spesifik pada agroekologi sangat diperlukan dalam menentukan peningkatan beras nasional sekaligus berdaya saing di tingkat global,” tutur Puji, dikutip dari laman Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Menurutnya, perakitan varietas tidak hanya berbasis konvensional, tetapi didukung dengan pendekatan bioteknologi dan perlu adanya kolaborasi BRIN dengan universitas ataupun mitra swasta untuk penciptaan inovasi berupa varietas unggul baru.

Sementara itu, Yudhistira Nugraha, Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan (PRTP) BRIN, mengatakan, terdapat peningkatan produksi padi sekitar 50 kg per tahun yang berasal dari program pemuliaan varietas unggul sejak 1960.

“Penggunaan technology advance seperti bioteknologi dapat mempercepat pemuliaan sehingga perakitan varietas unggul baru menjadi lebih efisien dan terarah. Namun demikian, beragamnya ekosistem padi di Indonesia berimbas pada permasalahan yang beragam pula sehingga diperlukan varietas padi yang spesifik dan sesuai dengan preferensi konsumen,” papar Yudhistira.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img