Sunday, November 27, 2022

Metamorfosis Bubur Kertas Jadi Kemasan Buah

Rekomendasi

Sepuluh rangkaian proses itu Trubus saksikan langsung di PT Indah Kiat Pulp & Paper Serang Mill, Banten. Bahan baku dalam pembuatan kardus itu asal daur ulang kertas koran, majalah, buku, dan kardus bekas sehingga lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik. Bahan baku diperoleh dari dalam dan luar negeri. Ya, Indah Kiat terpaksa mengimpor limbah kertas lantaran kekurangan bahan baku dari tanahair.

Tahap pengolahan dimulai dengan memasukkan limbah kertas ke dalam pulper. Bentuknya seperti tabung mesin cuci raksasa. Di dalam pulper, bahan baku itu kemudian dicampur air dan diaduk sehingga menjadi bubur kertas. Lalu bubur serat kertas itu dialirkan melalui pipa ke 2 mesin kertas dengan kapasitas 350.000 MT/tahun. Mesin berkecepatan 850 m/ menit dan 1.200 m/menit itu mampu menggulung kertas selebar 6,6 m.

Di mesin sepanjang 150 m itu bubur kertas dituang ke lembaran karpet yang berputar. Di sana serat kertas dipres dan dikeringkan. Dalam proses itu juga diberikan campuran bahan kimia dan tepung tapioka sebagai perekat agar kertas yang dihasilkan tak mudah sobek. Hasil akhir berupa gulungan kertas.

Dua sumber

Pada proses pembuatan kertas, bahan baku yang digunakan terbagi 2: limbah kertas yang dicampur pulp murni dan hanya berasal dari kertas bekas. Yang disebut pertama berfungsi sebagai lapisan atas dan bawah kardus. Sedangkan kertas yang hanya berbahan baku kertas bekas nantinya akan berguna sebagai flute-lapisan dalam kardus yang berbentuk seperti ombak.

Gulungan kertas besar itu selanjutnya dimasukkan ke mesin penggulung. Di sini, lembaran kertas digulung kembali sekaligus dipotong sesuai kebutuhan konsumen. Potongan gulungan kertas lalu dipindahkan ke mesin corrugator. Mesin yang membuat lembaran kertas yang semula lurus berubah bentuk jadi berombak. Gulungan kertas berbeda tipe, berbahan baku pulp campur kertas bekas dan murni kertas bekas saja, dimasukkan sekaligus ke dalam mesin tersebut. Hasil akhir berupa lembaran kertas kardus berlapis yang bagian dalamnya bergelombang, sehingga lebih tebal.

Lembaran kardus kemudian dibawa ke mesin flexo. Di sini, lembaran kardus dicetak sekaligus disobek dan dilubangi sesuai bentuk kemasan yang diinginkan. ‘Rata-rata untuk kemasan buah dibuat banyak lobang agar udara mudah keluar-masuk. Soalnya komoditasnya barang segar,’ kata Adrian Arditiar, anggota Customer Service Team yang setia menemani Trubus berkeliling pabrik. Kardus berlogo kemudian dialirkan ke mesin lipat.

Proses terakhir, pengeleman atau penjahitan. Untuk kemasan buah proses itu biasanya tidak dilalui. Itu lantaran sebagian besar kemasan buah memakai sistem lipatan. Bahan yang semula hanya bubur kertas kini telah bersalin rupa menjadi kardus cantik dalam waktu 12 jam dan siap dikirim ke konsumen. (Rosy Nur Apriyanti)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Empat Gabus Hias yang Cocok untuk Pemula

Trubus.id — Pehobi pemula perlu memahami jenis gabus hias atau channa. Hal ini karena masing-masing gabus hias memiliki tingkat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img