Thursday, June 13, 2024

Miki dan Ochee Kini Kampiun

Rekomendasi
- Advertisement -
Avokad miki yang menjadi juara kategori avokad pada LBUN 2017

 

Avokad miki dan durian ochee meraih angka tertinggi di kelas masing-masing pada Lomba Buah Unggul Nasional 2017-2018.

Pohon avokad miki berumur 4 tahun milik Eflin Sirait.

Belum juga panen, para pengepul berdatangan ke kebun Eflin Sirait meminta “jatah” avokad miki. Eflin menanam 10.000 avokad miki di atas lahan seluas 11 hektare di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Itu membuktikan bahwa avokad miki bercita rasa enak. Sosok buah bulat dengan bobot berkisar 600 gram dengan kulit buah yang tipis berwarna hijau mengilap.

Penggemar avokad dengan mudah mengupas, persis mengupas buah pisang. Ketebalan daging buah berwarna kuning mentega itu 2 cm. Cita rasa yang gurih, legit dan sedikit manis, menjadi keunggulan bagi avokad miki. Porsi buah yang dimakan terbilang tinggi, yakni 81,3% dari seluruh bagian buah. Eflin mengikutkan avokad miki itu pada Lomba Buah Unggul Nasional (LBUN) 2018.

Ajang untuk mencari buah unggulan itu berlangsung sejak Januari 2017 hingga Agustus 2018. Penyelenggara lomba adalah Majalah Trubus yang melibatkan 5 juri dari berbagai kalangan seperti akademisi (Prof. Dr. Sobir, M. Si dan Dr. Ir. Darda Efendi, M. Si, keduanya dari Institut Pertanian Bogor), birokrat (Ir. Watiningsih, M.M. dari Kementerian Pertanian), Ir. Syah Angkasa (Majalah Trubus), dan pebisnis buah (Tatang Halim).

Eflin Sirait mengebunkan avokad miki sejak 2012 di Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Eflin mengirimkan 8 buah ke panitia LBUN. Pesaing avokad miki adalah avokad rifai dan Cireundeu, Kota Tangerang Selatan, Banten. Cita rasa rifai sejatinya juga unggul, tak kalah dengan miki. Namun, penampilan menjadi kendala. Kulit buah rifai tampak burik. “Hal ini dapat dijadikan pelajaran untuk perbaikan perawatan ketika budidaya,” kata Tatang Halim. Calon konsumen lazimnya membeli avokad dengan melihat penampilan terlebih dahulu.

Panitia memverifikasi ke kebun Eflin pada pertengahan Agustus 2018. Pohon avokad asal Beji, Kota Depok, itu mendominasi kebun seluas 11 hektare milik Eflin. Kini pohon setinggi 3 meter itu baru mulai berbunga untuk menghasilkan buah-buah unggul kegemaran pencinta avokad.

Jawara durian

Pohon durian ochee di kebun milik Michaela Janet di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat

Persaingan antara peserta kategori durian juga sengit. Durian-durian unggulan saling berkompetisi di ajang bergengsi ini. Durian varietas ochee milik Michaella Janet meraih juara pertama. Michaella Janet membudidayakan durian di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Sosok durian ochee berbentuk bulat dan kulit buah berwarna hijau segar. Daging buahnya jingga dan bertekstur legit dengan porsi buah yang dimakan sebesar 19,30% dari seluruh bagian buah.

Durian ochee yang menjadi juara kategori durian pada LBUN 2017

Cita rasa daging buah kombinasi rasa manis dan pahit menyatu dalam buah dengan bobot rata-rata 1.426 gram itu. Tidak hanya soal kualitas buah yang baik, durian varietas ochee juga dengan mudah beradaptasi di berbagai lingkungan. Menurut Tatang, hal ini dapat menjadi catatan bagi pekebun durian agar dapat melihat potensi-potensi untuk pengembangan varietas durian kelak.

Menurut Ketua Panitia LBUN 2018, Rosy Nur Apriyanti, dari enam kategori yang dilombakan, akhirnya panitia memutuskan untuk menilai avokad dan durian. Empat kategori lain, yakni jeruk siam, jeruk pamelo, mangga, dan sawo peserta terbatas. Panitia menetapkan penilaian berlangsung jika jumlah peserta minimal 10. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi  Gelar Tanam Pohon Serentak di 18 Provinsi

Trubus.id—Klaster Filantropi Lingkungan Hidup dan Konservasi (KFLHK) yakni Perhimpunan Filantropi Indonesia, Dompet Dhuafa, Belantara Foundation, Dompet Dhuafa Volunteer (DDV),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img