Wednesday, August 10, 2022

Nutrisi Pintar dari Samudera

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

 

Larutan pekat beraroma tajam itu lalu diencerkan dengan perbandingan 1:30 sebelum digunakan. ‘Disemprot ke semua tajuk bagian dalam dan luar,’ kata Sahril. Sebulan berselang biasanya bakal bunga mangga mulai bermunculan. Di Kedoya, Jakarta Barat, ada Widartono yang mengandalkan minyak ikan untuk membuahkan tabulampot jambu citra. Bedanya minyak ikan tak disemprot ke tajuk, tapi sebanyak 10 ml minyak ikan dicampur dengan seliter air lalu disiram ke media. Tujuannya supaya ketika disiramkan ke media lebih merata. Frekuensi perlakuan setiap minggu. Hasilnya citra yang kerap mogok berbuah menjadi rajin berbuah.

Kisah Sahril dan Widartono hanya contoh kecil mereka yang memanfaatkan hasil perairan tawar dan laut untuk budidaya tanaman. Di Bekasi, ada Andy Kim, hobiis buah, yang meresepkan minyak ikan untuk membuahkan tabulampot jambu air dan mangga. Di Blitar, Tryman Sutandya, memakai tepung ikan untuk membuahkan tabulampot itoh. Yang agak berbeda Soerianto Kusnowirjono, di Jakarta Pusat. Ia memanfaatkan limbah rumput laut untuk media tanam dan pupuk. Tabulampot sawo lebat buah menjadi bukti limbah dari pabrik agar-agar memang bermanfaat.

Pengalaman hobiis dan pekebun itu ditangkap sebagai peluang oleh para importir. Tercatat 2 importir besar mendistribusikan pupuk ikan asal Australia dan Jepang sejak setahun silam. Sementara 1,5 tahun silam produsen Malaysia lebih dulu gencar memasarkan pupuk cair asal rumput laut.

Di mancanegara

Sejatinya pupuk dari laut telah lama digunakan di mancanegara. Di Australia misalnya. Pupuk cair berbahan baku tuna segar dipakai untuk perkebunan gandum dan canola. Pada 2004 dari benua itu pupuk tuna diekspor ke Filipina sebagai pupuk jagung dan tebu. Ia juga dipakai sebagai pupuk padi di Malaysia sejak 2 tahun silam. Yang menarik produsen di negeri Kanguru menggunakan seluruh bagian tuna segar sebagai bahan baku. ‘Mulai dari tulang, daging, hingga hatinya. Jadi semua senyawa kimia dari tubuh tuna tak ada yang hilang,’ kata Paul Juwono, importir pupuk berbahan tuna segar.

Menurut Roni Kusnadi, importir pupuk cair berbahan tepung ikan, negara seperti China dan Vietnam telah lama menggunakan pupuk ikan untuk penanaman padi dan kopi. Kedua negara yang disebut terakhir mendapat pasokan pupuk ikan dari Jepang. Tepung ikan difermentasi lalu dipasarkan dalam bentuk cair. ‘Indonesia sebagai negara maritim ketinggalan dalam penelitian pupuk asal laut,’ kata manajer PT Gunung Padu Primakasa itu.

Penelusuran Trubus, produsen mancanegara memang tengah gencar mempublikasikan pupuk ikan sebagai alternatif pupuk. Sebut saja South Australian Marine Product Industries (SAMPI). Produsen minyak ikan untuk kesehatan itu memperkaya produk berbasis tuna untuk pupuk, pakan ikan, dan pakan ternak. Dr Dedik Budianta, ahli kesuburan tanah di Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya, Palembang. Menurutnya lautan sebagai habitat ikan dan rumput laut kaya mineral alkalin. Sebut saja magnesium, kalium, dan kalsium.

Hara itu diperlukan tanaman terutama untuk pembelahan sel. ‘Bentuk haranya sudah siap diserap. Sementara dari bahan organik yang ada di daratan, perlu dirombak dulu menjadi bentuk yang mudah diserap,’ katanya.

Mineral basa

Pendapat Dedik diamini oleh Prof Dr Ir Syekhfani MS, pakar kimia tanah di Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang. Menurutnya mineral K, C, dan Mg dari pupuk asal perairan sangat baik digunakan pada tanah masam. ‘Ketiganya disebut mineral basa yang jumlahnya sedikit di tanah masam,’ ujarnya. Di tanah basa, mineral-mineral itu tetap berguna sebagai sumber hara makro dan mikro.

Pupuk ikan juga mengandung protein tinggi yang menjadi sumber asam amino. Menurut Dedik dan Syekhfani, meski bukan termasuk unsur hara esensial, asam amino dapat diserap tanaman. Dari pendekatan fisiologi tanaman, menurut Ir Wijaya MS, pakar buah di Bogor, besar kemungkinan asam amino dari pupuk ikan dan minyak ikan ada yang berbentuk triptofan. Triptofan selama ini dikenal sebagai bahan dasar pembentuk zat pengatur tumbuh golongan auksin. Salah satu peran fisiologis auksin ialah merangsang pembentukan bunga bila kondisi memungkinkan.

Itulah sebabnya banyak hobiis dan pekebun yang melaporkan minyak ikan dan tepung ikan memicu munculnya bunga. Namun, menurut Wijaya di tanahair perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kandungan, cara pengolahan, dan aplikasi pupuk asal perairan. Aplikasi yang salah berakibat fatal. Contohnya, jika larutan minyak ikan disemprotkan ke daun bisa menutup pori dan mulut daun. (Destika Cahyana/Peliput: Nesia Artdiyasa)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img