Friday, December 2, 2022

Oncidium Anyar Dari Taiwan Berbunga di Indonesia

Rekomendasi

Ibarat dongeng klasik Si Jubah Merah, menokohkan gadis kecil, Irine, yang kian manis dengan jubah merah yang selalu ia kenakan, oncidium pun tak mau ketinggalan. Dengan warna merah pada bunganya, kecantikan Irine laksana melekat padanya.

Debutan anyar itu Trubus temui di Centra Anggrek Nursery, Bandung. Twinkle red fantasy, oncidium berlidah merah muda dan pink tampil seronok. Gradasi warna diawali dari seludang bunganya yang kecil. Kelima petal tampil merah menawan. Sepal ditimpali warna kuning halus, menampilkan keunikan yang langka. “Bahkan tangkai kuntum bunganya pun merah,” ujar Amay, pemilik Centra Anggrek Nursery, yang mendatangkan dancing lady itu dari Taiwan pada awal 2004.

Kelebihan lain twinkle red fantasy adalah jumlahnya bunganya yang mencapai 50 kuntum per tangkai. Padahal oncidium biasanya hanya memunculkan 20 kuntum per tangkai. Bunga merahnya berukuran kecil sekitar 2 cm, beraroma wangi samar. Ia rajin berbunga, tampil gagah lantaran mahkota bunga yang tebal ditopang tangkai nan panjang dan kokoh. Itu sebabnya twinkle red fantasy tak mudah rontok dan tahan hingga berminggu-minggu. Ia lahir dari rahim silangan oncidium cheirophorum x oncidium orni thorhynchum. Twinkle red fantasy berasal dari Oak Hill Garden, Amerika Ser ikat. Setahun setelah kedatangannya, debutan baru itu berbunga di Ciwidey.

Tak hanya twinkle red fantasy, oncidium cantik yang didatangkan Amay dari Taiwan. Sesosok oncidium teranyar asal Pulau Formosa berbentuk cantik seperti bintang. Ujung-ujung sepal dihiasi warna hijau yang kontras dengan ungu tua di bagian tengah. Lidah yang lebar seperti melelet keluar dengan kombinasi warna cantik ungu tua dan ungu muda. Penampilan isaku nagata, mae fair golden gate, boso sweet, jungle morach, dan juin bao gold taiwan tak kalah sentosa.

Isako nagata

Boleh dibilang inilah oncidium dengan penampilan paling spektakuler. Lidah yang lebar berwarna kombinasi ungu dan putih dengan tepi polos jadi pembeda daripada dancing lady lain.

Susunan dan arah bunga pun tertata rapi seperti tentara berbaris. Yang unik, bunga bermekaran dari atas ke bawah. Biasanya oncidium memamerkan bunga dari bawah ke atas. Isaku nagata tampil marak dengan minimal 50 kuntum bunga per tangkai.

Mae fair golden gate

Motif sepal dan petalnya menarik: dasar kuning dengan totol-totol cokelat tua seperti macan tutul. Ukuran lidah proporsional dengan penampilan keseluruhan bunga. Bentuknya unik seperti centon nasi. Pantas kecantikan mae fair golden gate dianugerahi gelar HCC/AOS dari American Orchids Society. Itu semacam “gelar kebangsawanan” yang diberikan pada anggrek-anggrek peraih nomo-rnomor bergengsi di berbagai kejuaraan.

‘Boso sweet’

Penampilannya terlihat manis dengan warna dasar petal putih yang dihiasi ungu lavender dan merah marun. Hasil silangan oncidium Makalii x oncidium ornithorhynchum itu istimewa lantaran adaptif tumbuh dan rajin berbunga di berbagai tempat. Hasil silangan Nanbo Waltz itu ideal diletakkan di dalam rumah sebagai penghias ruangan.

Di Amerika Serikat, tanaman itu berbunga musim semi dan panas. “Di daerah tropis, seperti Indonesia, boso sweet makin rajin berbunga,” ujar Rusyani Herman, hobiis oncidium di Bandung. Menurutnya iklim di tanah air lebih mendukung syarat tumbuh boso sweet yang adaptif pada temperatur hangat cenderung dingin. “Apalagi Bandung yang suhu malam harinya di atas 17 0C,” ujar pria kelahiran 1957 itu.

Jiun bao gold taiwan

Tanaman ini dapat dikembangkan di banyak tempat. Dari pantai di daerah tropis sampai daerah pengunungan yang dingin. Dari seludang bunga muncul tangkai batang yang panjang tempat lebih dari 50 kuntum bunga menjuntai.

“Diameter bunga bisa mencapai 5 cm kalau tanaman sudah besar,” ujar Amay. Berbeda dengan oncidium pendahulunya, bentuk bunga tidak terlalu lancip. Petal yang sedikit keriting berwarna kecoklatan makin cantik dengan lidah lebar kuning terang. Bunganya marak memenuhi tangkai.

Jungle monach

Kuning menjadi warna dasar si anggrek cantik itu. Petal daun tebal dihiasi lidah besar. Bunga yang ditampilkan sangat kompak dengan bentuk daun seperti kipas. Seluruh bunga menyajikan daya tarik warna kuning yang bercahaya. Totol-totol pada sepal menghadirkan kombinasi warna serasi.

Diameter bunga tak mencapai 5 cm, tapi setiap berbunga setidaknya 20 kuntum dihasilkan. Tangkai bunga panjang dan kokoh sehingga ideal untuk bunga potong maupun penghias ruangan. (Hanni Sofia)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Alasan UGM Mendorong Konversi LPG ke Kompor Listrik

Trubus.id — Ketergantungan penggunaan kompor gas LPG terus meningkat. Itu yang menjadi salah satu alasan Pusat Studi Energi (PSE)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img