Monday, August 15, 2022

Pakan Ayam Arab

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

  1. Apa bahan pokok pakan ayam petelur termasuk bahan-bahan pengganti seandainya bahan utama tidak ada?
  2. Dimana saya bisa mendapatkan bahanbahan itu terutama di daerah Semarang?
  3. Bagaimana cara mengolah bahanbahan menjadi pakan ayam petelur secara sederhana untuk skala rumah tangga?
  4. Adakah instansi pemerintah yang biasa dan bisa membantu saya?
Hermawan
Glodogan RT 01/03
Harjosari, Bawen
Semarang

Suyono

  1. Manfaatkan limbah rumah tangga asal ayamnya suka dan lahap memakannya. Bila ingin menghemat biaya pakan, Anda bisa membuat sendiri dengan bahan-bahan yang ada di sekitar rumah dan mudah didapat. Contohnya adalah kerak nasi—bagian dasar nasi saat dimasak yang tidak termakan. Nasi sisa yang dikeringkan bisa dijadikan bahan pokok pakan. Selain itu bahan tambahan dapat berupa bekatul, konsentrat, dan kulit udang kering.
  2. Anda bisa mendapatkan bahan-bahan itu di toko-toko yang menjual pakan ternak di kota Anda.
  3. Cara pembuatannya mudah. Kerak nasi dijemur hingga kering dan dihaluskan/digiling menjadi tepung. Tambahkan bekatul dan konsentrat dengan perbandingan 1:1:2. Beri sedikit air agak lembap dan mudah dicerna. Bila menggunakan nasi basi harus dicuci terlebih dahulu untuk mencegah penggumpalan. Penggunaan konsentrat juga bisa dikurangi setengahnya dan digantikan dengan protein hewani, berupa kulit udang kering yang sudah dihaluskan. Untuk ayam dewasa yang sudah bertelur, biasanya diberi 175 g/ekor/hari. Sedangkan untuk anakan diberi pakan vour. Setelah dirajang kecil-kecil sayuran segar seperti bayam, kangkung, dan eceng gondok bisa ditambahkan sebagai pakan. Pakan buatan itu bisa menekan biaya hingga 25—30%.
  4. Anda dapat menghubungi Dinas Peternakan di Jl. Jend. Gatot Soebroto(Tarubudaya) Ungaran. ***

Kerapu Air Tawar

Saya tertarik membudidayakan ikan kerapu. Yang ingin ditanyakan:

  1. Jenis kerapu apa yang dapat dibudidayakan di perairan tawar?
  2. Bagaimana cara membudidayakan dan mendapatkan benihnya?
Afi Aryati
aphie@eudoramail.com

Pepen Efendi

  1. Kerapu Epinephelus yang selama ini dibudidayakan jenis bebek atau tikus, sunu, macan, batu, dan kerapu lumpur. Semuanya dipelihara di air laut. Kecuali kerapu lumpur di air payau. Untuk mengadaptasikan lingkungan hidup kerapu dari air laut ke air tawar sulit.
  2. Sampai saat ini belum ada yang bisa membudidayakan kerapu di air tawar. ***

Semut di Rumah Walet

Di rumah walet saya sering ada semut dan rayap. Saya pernah melihat semut merah yang memakan anak walet. Meskipun sudah berkali-kali saya beri obat rayap dan semut, tetap saja kedua serangga itu muncul lagi. Yang ingin saya tanyakan:

  1. Bagaimana cara mencegah kedua binatang itu di rumah walet?
  2. Obat apa yang paling manjur untuk memberantasnya?
L. Handoyo
Jl. Durikepa No. 11
Jakarta Barat

Boedi Mranata

  1. Dasar rumah walet sebaiknya dicor. Untuk menghindari air tergenang di lantai dasar, buat beberapa lubang drainase sebesar 50 cm x 50 cm x 50 cm yang tidak dicor kemudian diisi pasir. Letaknya agak jauh? dinding, pasalnya rayap kerap keluar dari tanah dekat dinding. Dengan sistem ini air di lantai dasar akan merembes ke lubang drainase.
  2. Untuk rumah walet yang sudah berproduksi dan lantai dasarnya tidak dicor, pemberantasannya harus dengan insektisida. Rayap diberi Furadan dan semut diberi insektisida yang aman bagi walet seperti Cyperkiller, Solfac, dan Kemut. Ada jenis rayap tertentu yang koloninya hidup di kayu. Ukuran tubuhnya lebih kecil daripada rayap tanah. Rayap jenis itu memang jarang ditemui, tetapi bila sudah menyerang lebih sulit diberantas. Pasalnya, letak koloninya susah dideteksi. Karenanya untuk daerah-daerah yang banyak terdapat jenis rayap ini sebaiknya kayu yang dipakai untuk membuat sirip adalah jenis kayu yang tahan rayap seperti jati dan bangkirai.***

Budidaya Guppy

Saya ingin membudidayakan guppy, tetapi lahan kurang memadai dan sempit. Yang ingin saya tanyakan:

  1. Apakah perlu tempat luas untuk budidaya guppy?
  2. Berapa perbandingan induk jantan dan betina dalam satu wadah?
  3. Penyakit apa yang menyerang guppy? Bagaimana cara penanganannya?
  4. Umur berapa guppy siap kawin? Setelah telur menetas, apakah induk perlu dipisahkan? Pada hari keberapa saat yang tepat untuk memisahkan induk?
  5. Apakah pakan yang tepat untuk burayak guppy?
Priagung Widi S
Jl. Manukan Lor 3A/33 Tandes,
Surabaya

Anton Saksono

  1. Tidak perlu. Ukuran ideal 1 m x 1 m x 30 cm.
  2. Perbandingan induk jantan dan betina 1:10.
  3. Penyakit yang dapat menyerang white spot dan fin spot. Penanggulangannya sederhana dengan memutuskan aliran air ke kolam yang berisi guppy sakit. Hentikan air yang  asuk/keluar kolam. Beri garam, oksitetra siklin, dan metiline blue di kolam itu selama 4 hari. Pada hari kelima, ganti 50% air kolam dengan yang baru. Demikian juga pada hari keenam.
  4. Guppy siap dikawinkan pada umur minimal 6 bulan. Begitu telur menetas, burayak langsung dipisahkan dari induk untuk memudahkan pemberian pakan.
  5. Untuk burayak berikan kutu air. Anak guppy pakannya, cacing beku, jentik nyamuk, atau cacing sutera. Bagi calon indukan guppy, beri cacing beku atau jentik nyamuk. Sedangkan  untuk indukannya, beri Tetra-Bit. ***
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img