Thursday, August 11, 2022

Pakan Ikan Patin

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Pepen Efendi

  1. Bahan baku pembuatan pakan ikan yang telah Anda pakai sudah lengkap, tinggal mengatur persentase setiap bahan dan kandungan nutrisinya. Perbandingan antara protein, lemak, dan karbohidrat harus berimbang. Sebagai gambaran untuk mendapatkan ikan berkualitas, pakan yang diberikan mengandung 25 – 30% protein, 6 – 7% lemak, dan 6% karbohidrat, serta tambahan 1% vitamin premix (campuran berbagai macam vitamin). Protein diperoleh dari tepung ikan atau ikan rucah, lemak dari minyak ikan, serta karbohidrat dari tepung jagung dan dedak. Ikan yang besar dan bulat bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti genetik. Patin jambal memiliki tubuh pendek, patin siam cenderung panjang. Agar ikan tumbuh maksimal lakukan seleksi benih, pemberian pakan berkualitas dan teratur. Pakan diberikan 3 kali sehari. Selain itu kualitas air dijaga agar tidak tercemar.
  2. Pakan yang digunakan sebaiknya pelet apung. Pelet yang tersedia di pasaran lebih murah ketimbang membuat sendiri. Pelet apung lebih mudah proses pengambilannya oleh ikan dibandingkan pelet tenggelam. Namun, pada saat pemberiannya memakai pembatas (ring) agar peletnya tidak menyebar di kolam. Nilai rata-rata konversi pakan (Food Convertion Ratio) untuk patin 1-1,5. Artinya setiap 1-1,5 kg pakan yang diberikan akan menghasilkan 1 kg daging ikan. Pakan yang kurang bagus akan menghasilkan FCR tinggi. Itu menunjukkan biaya produksi tinggi. Agar bisa bersaing di pasar maka FCR harus rendah.
  3. Patin dengan ukuran 5 inci ke atas butuh waktu pembesaran 5-6 bulan untuk mencapai ukuran konsumsi. Bobot yang dibutuhkan pasar lokal jenis patin siam berdaging kuning 350-700 g. Sedangkan untuk ekspor jenis patin jambal berdaging putih dengan bobot di atas 700 g. Pasar tidak memilih-milih berdasarkan sosok, yang penting besar.***

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img