Wednesday, August 17, 2022

Pameran All Breed Jabar Maguire Berjaya di Kota Kembang

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Itu tes penentuan sebelum tangan Beryl Hession—juri all breed asal Australia menunjuk Ina Can Int Ch Jackson’s Show Me The Money sebagai best in show (BIS).

Gelar itu memang pantas disandang Maguire alias Ina Can Int Ch Jackson’s Show Me Th e Money. Sosoknya nyaris sempurna. Bulu bersih terawat. Postur tubuh anggun, dengan langkah elegan dan dinamis mengantarkan klangenan Jani Lauw itu ke takhta juara. Golden retriever berumur 5 tahun itu langganan juara. Best in show Persatuan Kinologi Jawa Barat itu menggenapkan gelar 2 kali. Gelar pertama diraih saat mengikuti kontes di Surabaya tahun lalu.

Keandalannya berlaga dibuktikan saat menyingkirkan anjing-anjing kampiun seperti Sunfl ower Alto di best of breed trah labrador retriever dan Black Ghost di best of breed trah AM cocker spaniel. Bahkan klangenan Golden Castle Kennel itu mampu mendepak jawara golden retriever Biss Ina Th Ch Gold Rush Harry Potter.

Lawan seimbang

Maguire melaju ke pemilihan BIS setelah menyisihkan 7 rivalnya, para jawara best of breed (BOB). Saingan terberatnya miniature pinscher Victorius Superstar Gypsum dan dobermann Sandy Von Kharisma. Sosok kedua anjing itu bagus, sampai-sampai Beryl Hession, harus bolak-balik menilainya. Setelah 3 kali berlari mengelilingi lapangan, kemudian pendiri asosiasi anjing itu pun mengukuhkan pilihan kepada Maguire sebagai kampiun BIS.

Saingan datang dari miniature pinscher Victorius Superstar Gypsum yang terbilang jawara di kelasnya. Kebanggaan Stefanus dari Semarang itu tergolong unggul. Keindahannya semakin terlihat saat trah mini ini berlarilari kecil melintasi arena. Postur baik dan langkahnya yang dinamis mampu membuat penonton bersorak ramai.

Mes k i p u n kalah dalam pemilihan best in show, Sandy Von Kharisma milik Dewanto Yuwono asal Surabaya itu istimewa. Penampilannya saat berlari mengitari ring membuat penonton berdecak kagum. Anak Excel Von Kharisma dan Fresa Von Kharisma itu juga mendapat pujian dari juri. “Siku, dada, langkah, dan pigmen tubuh mendekati sempurna,” tutur Beryl.

Duel sengit

Di ring D, sebanyak 53 rottweiler juga beradu bagus-bagusan. Duel-duel sengit sering terlihat di ring ini. Mereka semua mempertontonkan kesempurnaan tubuhnya di depan juri. “Kualitasnya merata,” ujar Willem Peters, juri asal Belanda. Ia membutuhkan waktu 15 menit untuk memastikan rottweiler kampiun. Akhirnya, gelar jawara jatuh pada Yessi Od Vanadora, milik Hok Tan dari Surabaya. Selain postur tubuh baik, Yessi bertemperamen tenang.

Duel seru juga terjadi di trah buldog dan german shepherd. Perhelatan kedua jenis trah itu banyak diramaikan penonton, trah german shepherd 33 ekor dan 8 ekor trah buldog turut beradu bagus-bagusan. Gelar BOB terbaik di kelas german shepherd direbut Fleur Von Pallas Athene milik Th ie Hong Peng. Sementara BOB trah buldog akhirnya diraih Ina Ch Arden Von Sukamulya II milik Soebianto asal Bandung.

Di kelas siberian husky yang diikuti oleh 12 peserta, gelar juara direngkuh Valencico Von Bareta milik Suhendri dari Bandung. Anjing berumur 2 tahun itu menyingkirkan saingan terberat Irko Von Haus Asri juga dari Bandung.

Kontes yang bertajuk Pameran Anjing Trah dan Karyaguna Perkin Jabar 2005 itu diselenggarakan rutin sejak 2002 oleh Perkumpulan Kinologi Indonesia (Perkin) Jabar. Bertempat di lapangan Krida Wiradhika, Hegarmanah, Bandung, Kontes akbar itu diikuti peserta dari berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Semarang, Malang, dan Surabaya. Tercatat sebanyak 415 kontestan dari berbagai trah turut hadir.

Menurut Agus Wiediyanto—ketua umum Perkin Jawa Barat—animo masyarakat pecinta anjing semakin bertambah. Terbukti lapangan dan GOR yang dijadikan arena kontes itu dipadat I penonton. “ H o b i i s anjing terus bertambah. Kennel kennel pun banyak bermunculan di Pulau Jawa terutama di Bandung ini,” ungkapnya. (Oki Sakti Pandana)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img