Wednesday, August 10, 2022

Pameran Multitrah Doughboy Tergagah

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Sejak babak penyisihan pada Pameran Multitrah (Back to Back) GRCI (Golden Retriever Club Indonesia) Jabar 2008 Doughboy sudah tampil prima. Terbukti klangenan Christoper Eka Jaya di Jakarta Utara itu menang tanpa perlawanan berarti di kelas remaja jantan. Sukses itu menjadi lampu hijau menuju tangga pemilihan best of breed (BOB). Namun, di babak ini Doughboy harus berusaha lebih keras. Harap mafhum, ia berhadapan dengan Ina. Ch. Anthems New York River Hudson, langganan juara. Beruntung penampilan Doughboy stabil. ‘Langkahnya ringan tapi bertenaga. Saat kaki menyentuh lantai, terindikasi tulang-tulangnya kuat menopang tubuh,’ ujar Dedy Tjahjono, juri trah golden retriever.

Sebetulnya yang menjadi rival terdekat Doughboy bukanlah Hudson, melainkan golden betina bernama Kyra A Sweet Dessert. Saat keduanya diperintahkan berlari beriringan, ‘Sulit menentukan pemenang,’ kata Dedy sambil menggelengkan kepala. Doughboy terlihat gagah dan Kyra feminim. ‘Betina memang harus tampil keibuan sebagai calon pengasuh anak-anaknya,’ tambah Deddy. Namun modal feminim bagi Kyra belum cukup mengungguli Doughboy yang akhirnya dinobatkan sebagai BOB. Kyra yang anggun, klangenan Eddy Limbono, dari Bali itu dianugerahi gelar reserve BOB.

Udara dingin

Di babak final Doughboy berhadapan dengan 30 juara BOB lain dari trah shih tzu, beagle, pomeranian, pekingese, dan kintamani. Meski langit semakin gelap dan udara kian dingin lantaran hujun turun, langkah Doughboy tetap sempurna. Kaki gempalnya melangkah berirama, sehingga membuat bulu-bulu cokelat terangnya seolah berkibar. ‘Gagah,’ ujar Daniel Kwee. Juri bersertifikat Perkin itu tanpa ragu menunjuknya sebagai pemenang.

Kelincahan serupa ditunjukkan Mal. Ina. Ch. Takeshi Gailard yang juga memperebutkan gelar best in exhibition. Ketika bersanding dekat Doughboy, pekingese milik Herni Nartita dari Bandung itu terlihat kecil. Namun, di balik tubuh kecil itu tersimpan energi besar. Langkahnya cepat, seirama dengan langkah Agus Riyanto, sang handler. Sayang, langkah itu malah membuat bulunya yang tebal dan mengembang jadi berantakan. Itu membuat Mal hanya meraih reserve best in exhibition.

Sedangkan Ina. Ch. Star Poms Nubby, pomeranian milik Acun di Bandung, kalah karena kelincahannya terhambat udara yang semakin dingin. Peraih best in show di Pameran Allbreed di Springhill, Jakarta Pusat, pada September 2008 itu harus puas hanya menjadi BOB pomeranian.

Pencekalan

Ketatnya persaingan bukan monopoli babak final. Pemilihan chihuahua terbaik yang terbagi dalam 2 kelas (longhair dan shorthair) juga berlangsung ketat. Di kelas longhair penampilan Glorious Empress paling mencolok dengan kombinasi bulu hitam dan putih bak papan catur. Bulu-bulu panjang di sekitar kepala, kuping, dan ekor pun tertata rapi. Pantas bila ia dinobatkan sebagai BOB dengan melibas 4 pesaing.

Di kelas shorthair Apolo of T. Minerva FCI tampil sebagai jarawa. Kepala chihuahua itu nyaris sempurna, seperti bentuk apel-apple dome. Saat berlari kakinya melangkah cepat sambil matanya melirik ke kanan dan ke kiri. Itulah yang menjadi modal juara klangenan Hendra Tan asal Jakarta. Kemenangan Apolo membuat harapan 4 kontestan lain termasuk Ina. Ch Zilfrida of San Pering A. Pasture milik Acun di Bandung pupus menyabet gelar.

Unjuk penampilan 300 anjing dari Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Bali, dan Medan di gedung IPTN, Bandung, pada 15 November 2008 itu hampir batal. Musababnya, aksi pencekalan terhadap 7 juri internasional oleh pihak IPTN. Ketujuh juri yang seharusnya memimpin kontes tak diperbolehkan masuk ke dalam gedung. Beruntung 2 juri lokal yang memang kompeten dalam adu cantik-cantikan anjing bisa menggantikannya. Acara pun berlangsung semarak sampai pukul 19.00 WIB. (Lastioro Anmi Tambunan)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img