Friday, May 24, 2024

Panen Aman Berkat Pupuk Organik

Rekomendasi
- Advertisement -

Trubus.id—Cuaca ekstrem mengancam hasil panen padi para petani. Namun Kelompok Tani (Keltan) Pangudi Bogo di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, tak khawatir.

Muhadi menuturkan pada musim tanam Maret 2024 petani memanen 600 kg gabah kering basah di lahan seluas 1.000 m2. Saat musim kemarau hasil panen meningkat mencapai 700 kg gabah kering basah di luasan lahan sama.

Bandingkan dengan petani lain yang hanya panen 400 kg—500 kg gabah kering basah. Ketua Keltan itu menuturkan petani di Pangudi Bogo menjual gabah lebih tinggi. Harga Rp8.000—Rp8.500 per kg.

Lazimnya harga gabah basah Rp5.000— Rp5.500 per kg. Hal itu lantaran Pangudi Bogo menerapkan sistem pertanian organik. Kelompok tani yang mendapatkan sertifikasi organik sejak 2010 itu setia menanam organik.

“Kunci panen optimal yaitu memanfaatkan pupuk organik,” kata Muhadi.

Asupan nutrisi tanaman padi di Pangudi Bogo menggunakan pupuk organik granul (POG). Para petani meramu POG dari kotoran ternak, dolomit, dan bakteri Nitrobacter sp. Muhadi menuturkan, Nitrobacter sp. berasal dari akar tanaman putri malu.

Petani memfermentasi bahan itu selama 3—4 bulan lalu diolah dalam bentuk granul. Aplikasi saat pemupukan dasar yakni 80—120 kg per 1.000 m2.

Pemupukan selanjutnya saat tanaman berumur 15 hari setelah tanam (hst) dan 30—35 hst masing-masing sebanyak 80 kg. Kebutuhan POG selama satu musim tanam sekitar 320 kg per 1.000 m2 .

Selain penggunaan POG, terdapat beberapa petani lain yang menggunakan pupuk organik seperti POC Asam Amino. Baca selengkapnya pada Majalah Edisi 654 Mei 2024 mengupas tuntas POC Asam Amino : Panen Melonjak Hngga 100%. Dapatkan Majalah Trubus Edisi 654 Mei 2024 di Trubus Online Shop atau hubungi WhatsApp admin pemasaran Majalah Trubus.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Panen Cuan dari Berbisnis Domba Menjelang Hari Raya Idul Adha

Trubus.id—Peternak asal Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur, Mohammad Huda Khairon dapat menjual 4.000 domba menjelang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img