Tuesday, December 16, 2025

Pangan Nusa Expo 2025 Catat Rekor Transaksi Rp161,16 Miliar

Rekomendasi
- Advertisement -

Gelaran Pangan Nusa Expo 2025 yang berlangsung pada 15—18 Oktober 2025 di ICE BSD City, Tangerang, mencatat potensi transaksi sebesar Rp161,16 miliar. Nilai tersebut menjadi rekor tertinggi sejak pameran ini pertama kali digelar pada 2006.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti kuatnya minat pasar terhadap produk UMKM pangan lokal. Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan bahwa produk UMKM Indonesia semakin diminati di pasar domestik maupun internasional.

Dari total nilai itu, business matching antara UMKM pangan dan ritel modern menyumbang Rp37,60 miliar. Sementara itu, ekspansi nota kesepahaman kuliner ke luar negeri mencapai Rp121,20 miliar dengan buyers dari Belanda, Malaysia, Italia, Australia, Singapura, dan Taiwan.

Business matching juga mempertemukan UMKM dengan jaringan ritel besar seperti Alfamart, Indomaret, AEON, Hero Supermarket, Food Hall, dan Grand Lucky. Beberapa pemenang UKM Pangan Award 2025 pun berpeluang menembus pasar modern tersebut.

Selain itu, ajang ini memfasilitasi kerja sama antara UMKM pangan dan PT KAI Services. Kolaborasi tersebut menjajaki peluang penyediaan produk pangan UMKM di layanan kereta api, stasiun, dan restoran milik KAI Group.

Menurut Mendag Budi Santoso, kegiatan business matching berhasil membuka akses pasar lebih luas bagi 12 UKM kuliner unggulan. Termasuk di dalamnya para pemenang UKM Pangan Award yang kini berkesempatan masuk ke jaringan ritel nasional dan PT KAI.

Tercatat lebih dari 70 UMKM pangan berpartisipasi dalam business matching yang digelar setiap hari selama pameran. Mereka bertemu dengan 19 pelaku usaha ritel modern anggota Aprindo dan Hippindo yang menjadi mitra potensial.

Selain capaian bisnis, antusiasme masyarakat juga tinggi dengan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 38 ribu orang. Mereka datang untuk menikmati kuliner dan beragam produk pangan kemasan berkualitas.

Pangan Nusa Expo 2025 menggabungkan konsep business to business, business to consumer, dan wisata gastronomi. Pameran ini menjadi platform promosi pangan terdepan untuk mendorong produk lokal menembus pasar global.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal S. Shofwan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kesuksesan acara. Ia menilai kolaborasi berbagai lembaga dan perusahaan menjadi kunci keberhasilan gelaran tahun ini.

Iqbal berharap dukungan mitra strategis dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Ia optimistis Pangan Nusa Expo akan menjadi katalis penting dalam pertumbuhan industri pangan kemasan dan kuliner nasional.

Artikel Terbaru

Cuaca Ekstrem Warnai Libur Nataru, Pakar Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

Cuaca yang kian tidak menentu mewarnai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), periode yang lazim dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata....

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img