Monday, August 8, 2022

Para Penghuni Aquascape

- Advertisement -spot_img
Must Read
- Advertisement -spot_img

Dialah si udang hias, bumbble bee. Selain fungsi utama sebagai penyapu alga, kehadirannya dijamin menambah indah panorama aquascape.

Bumbble bee salah satu dari kelompok udang hias anggota keluarga Neocaridina yang seolah diwajibkan ada. Jenis lain seperti red cherry, red fryer, red crystal, dan tiger black. “Karena coraknya beraneka warna mereka terlihat kontras saat berada di akuarium yang kental bernuansa hijau,” ujar Simon dari Amazonia. Sebab itu ia menjadi pilihan favorit para aquarist.

Selain udang hias hampir seluruh jenis ikan hias air tawar dapat dipakai sebagai penyemarak akuarium. Namun, pilihan utama tentunya yang mampu berperan ganda. Sebagai pembersih sekaligus menambah cantik isi akuarium. Jenis-jenis seperti ini memang agak sulit didapat. Selain udang hias, keluarga pleco alias sapu-sapu pun dapat dipilih. Begitu pula keong turbo yang tak malu-malu melahap lumut hingga menembus gravel.

Bercorak terang

Menurut Ronald dari Aquarista Aquarium di Jakarta, sebelum menempatkan ikan, perhatikan ruang akuarium yang ada. Semakin besar ruang kosong tersedia, semakin banyak populasi ikan yang bisa dimasukkan. Contoh akuarium berukuran 90 cm x 45 cm x 45 cm. Akuarium berkapasitas 100 l itu dapat diisi 25—50 platy. Penambahan jenis lain seperti guppy dan cupang dimungkinkan dengan mengurangi kepadatan platy. “Bagaimanapun ikan itu harus tampak berkoloni,” ujarnya.

Pemilihan ikan yang hidup berkoloni dan bercorak terang memang menjadi salah satu syarat aquarist. Karena semakin kontras warna ikan dengan latar aquascape, semakin indah panorama yang tampak. Jenis-jenis ikan hias berkoloni yang dapat dipilih seperti kardinal tetra Paracheirodon axelrodi dan barb Barbus titteya.

“Kehadiran ikan juga harus melihat tingkah lakunya. Itu erat terkait dengan komposisi ikan nantinya,” papar Simon. Maklum, beberapa ikan ada yang suka berenang di tengah seperti kardinal tetra dan barb. Yang lain suka berada di dasar seperti pleco atau malah dekat permukaan air seperti cupang dan guppy. “Usahakan populasi terbanyak ikan yang hidup di tengah,” paparnya.

Kombinasi ikan juga perlu melihat ukuran. Jangan sampai ikan kecil seperti platy bersanding dengan ikan berukuran besar seperti anggota keluarga siklid. Musababnya, platy bisa “habis”disantap oleh sang siklid. Beberapa kombinasi yang sering dipakai adalah kardinal tetracorydoras- udang hias-guppy atau kardinal tetra-pleco-platy. (Dian Adijaya S)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Organik Tinggikan Produksi

Industri parfum, kosmetik, insektisida, dan aromaterapi merupakan beberapa sektor yang memerlukan minyak nilam. Bahkan dalam industri parfum tidak ada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img