Friday, December 9, 2022

Pekerja Tangguh di Medan Berat

Rekomendasi

Bandingkan dengan pengolahan konvensional. Seorang petani memerlukan waktu 100 hari dengan biaya Rp5-juta. Itu bukti bahwa mekanisasi atau penggunaan mesin di bidang pertanian sangat efisien. Menurut Anjar STP MP, peneliti bidang perekayasa mesin pertanian, mekanisasi di bidang pertanian sangat penting. ‘Tenaga kerja di sektor pertanian makin berkurang sehingga perlu peningkatan efisiensi di bidang itu,’ kata periset di Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian itu.

Dalam hal mekanisasi Indonesia tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain seperti Vietnam dan Thailand. Sebab, belum semua tempat dapat menerima mekanisasi pertanian. Di daerah tertentu, petani menolak alat tanam meski lebih efisien. Berbeda dengan Zainuddin, ketika ditawari traktor, ia langsung menerima sebagai sarana beragribisnis karena lebih efisien. Contoh traktor roda 4 tipe EF 453T yang ia pakai, irit bahan bakar. Untuk membajak 1 ha berkedalaman 25-30 cm ia hanya menghabiskan 22 liter.

‘Dengan bajak biasa, tanah tidak sehalus hasil traktor,’ kata pria 60 tahun itu. Total jenderal ia memiliki 3 traktor. Selain untuk keperluan sendiri, traktor itu juga ia sewakan. Traktor 45 tenagakuda itu menggunakan injeksi langsung. Bahan bakar disemprotkan melalui pipa injeksi sehingga terbakar sempurna. Efeknya, emisi gas buang lebih bersih dan penggunaan bahan bakar lebih irit.

Tanpa besi pelindung, bobot traktor berdaya kuda 45 hanya 1.450 kg sehingga leluasa bergerak di sawah. Bandingkan dengan traktor sejenis yang berbobot 2.000 kg sehingga sulit masuk ke lahan sawah. Power steering pada traktor itu mempermudah pengendalian setir, sedang-kan synchronmesh membuat perpindahan dari satu gigi ke gigi lainnya halus.

EF-453T juga dilengkapi oleh Power Take Off (PTO) dan sistem hidrolik. Putaran yang dihasilkan oleh PTO bermanfaat untuk mengolah tanah, penanaman, dan pemupukan. Menurut Ahmad Maironi, penyelia pemasaran PT Yamindo, selain untuk pengolahan tanah, traktor itu dapat digunakan untuk keperluan perkebunan, seperti mengangkut tandan buah segar kelapa sawit, pupuk, dan bibit. Maksimum beban yang diangkut 750 kg. Pada kondisi medan ringan, konsumsi bahan bakar 3-4 liter/jam; berat 5 liter/jam.

Multifungsi

Traktor lain yang serbaguna adalah Massey Ferguson seri MF 400’s yang terdiri atas beberapa tipe seperti MF 415 untuk mengangkut hasil panen berdaya 46 hp; MF 440, 82 hp. Sugeng Prayitno, manajer kebun PT Palmindo Biliton Berjaya memilih seri MF 440 untuk mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.

Dengan bak pengangkut 3,25 m x 1,8 m, MF 440 mampu mengangkut beban 4 ton. Traktor itu bersistem hidrolik sehingga pemindahan TBS dari bak ke lokasi pengolahan sangat cepat. Sebab, bagian depan bak terangkat dan miring. Pada posisi itu TBS kelapa sawit cepat keluar bak. ‘Hal ini sangat menguntungkan, karena menghemat tenaga kerja dan waktu,’ kata Sugeng.

Bayangkan, untuk menurunkan 5 ton TBS secara manual dengan ganco perlu 2 orang selama sejam. Traktor Massey Ferguson seri MF 440 juga dilengkapi dengan alat penanam benih, penggali lubang tanam, pemotong gulma, dan penebar pupuk. Singkat kata MF 440 serbaguna. Pantas bila Sugeng melibatkan traktor itu sejak awal berkebun sampai panen. Pada awal tanam, umpamanya, traktor membuat 1.000 lubang tanam kelapa sawit berukuran 40 cm x 60 cm x 60 cm hanya dalam 8 jam.

Hemat

Selain traktor, alat lain yang mendukung keberhasilan beragribisnis adalah all terrain vehicle (ATV) alias kendaraan lapangan. Grizzly seri 700 keluaran Yamaha, salah satu contoh. Alat itu mampu bergerak lincah di sela-sela tanaman kelapa sawit berjarak tanam 9 m x 9 m lantaran bertubuh ramping, berukuran 2 m x 1,2 m. Bobotnya cuma 274 kg makanya leluasa berjalan tanpa takut merusak infrastruktur jalan.

Mari melihat kondisi lahan kelapa sawit Kebun Begerpang milik PT London Sumatera di Kecamatan Bangunpurba, Kabuapten Serdang, Sumatera Utara. Di sana kontur jalan tanah naik-turun, berbatu, sebagian becek sehingga kendaraan biasa tak mampu mengangkut hasil panen. Padahal, setiap hari perusahaan itu menuai 340 ton kelapa sawit dari lahan 5.700 ha. Banyak perusahaan memanfaatkan truk untuk mengangkut tandan buah segar kelapa sawit. Biayanya Rp100.000 per ton atau Rp34-juta sehari.

Bandingkan bila menggunakan Grizzly 700, biaya angkut hanya Rp40.000 per ton sehingga menghemat ongkos Rp20.400.000 per hari. Traktor berdaya angkut 600 kg itu tengah diuji coba di kebun London Sumatera sejak November 2008. Dengan harga Rp140-juta per unit termasuk bak angkut 2 m x 1,2 m, Grizzly terbilang murah. Harga traktor sejenis mencapai Rp360-juta, belum termasuk bak angkut.

Soal bahan bahan bakar traktor itu sangat irit, 2,5 liter per jam, meski di jalan yang berat berkemiringan 25o dan beban 300 kg. Dalam kondisi jalan rata, Grizzly hanya menghabiskan bensin 2 liter per jam dan beban 500 kg. Karena dirancang untuk transportasi lahan, Grizzly dengan sistem penggerak 4 roda sangat mudah dikendarai. ‘Satu hari belajar pun bisa mengendarai grizzly,’ kata Usul, manajer kebun PT London Sumatera.

Selain untuk pengangkutan hasil pertanian, traktor itu bermanfaat untuk mensurvei kebun dan mengangkut pupuk serta bibit. (Niken Anggrek Wulan)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Mentan Ingin Produk Hortikultura Segera Tembus Pasar Mancanegara

Trubus.id — Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginginkan produk hortikultura, seperti buah dan sayur bisa tembus pasar mancanegara. Mengingat,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img