Thursday, February 9, 2023

Pelepah Pinang Jadi Sumber Pendapatan, Pemuda Ini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Rekomendasi

Trubus.id — Di beberapa wilayah, pelepah pinang menjadi mainan anak-anak. Seorang anak duduk di atas pelepah yang lebar dan liat. Anak-anak lain menarik ujung pelepah. Namun, di tangan Rengkuh Banyu Mahandaru, S.Ds., pelepah pinang menjadi kemasan makanan yang ramah lingkungan.

Pemuda 31 tahun itu mengubah pelepah pinang menjadi piring dan boks makanan. Produsen di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu memproduksi rata-rata 190.000 kemasan asal pelepah pinang per bulan untuk memasok pasar domestik dan ekspor.

Pada Juli 2022 Rengkuh kali pertama mengirim sekitar 100.000 boks berbahan pinang itu ke Jepang. Menurut Rengkuh, 80% produknya untuk memasok pasar lokal seperti industri makanan dan hotel seperti di Jakarta dan Bali.

Sejak Agustus 2021 Rengkuh juga memperluas pemasaran melalui platform pengantar makanan daring. “Jadi, konsumen bisa memilih kemasan apa yang digunakan di aplikasi itu,” tutur Rengkuh.

Rengkuh memberi merek Plepah untuk beragam produk asal pelepah pinang. Harga produk bergantung pada ukuran. Sekadar contoh, harga wadah berukuran 20 cm × 15 cm × 6,5 cm hanya Rp3.000–Rp4.500 per buah.

Adapun harga wadah berukuran 20 cm × 20 cm × 6,8 mencapai Rp4.500–Rp6.500 per buah. Sementara itu, harga wadah berukuran 27,5 cm × 22 cm × 4 cm mencapai Rp5.500–Rp7.500 per buah. Harga disesuaikan dengan jumlah pemesanan.

Hasil perniagaan wadah dari pinang itu memberikan omzet Rp500 juta per tahun. Menurut Rengkuh, permintaan wadah asal pinang cenderung tumbuh, rata-rata 5–10% per tahun. Hal itu menandakan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan makin bertambah.

Sarjana Produk Desain alumnus Institut Teknologi Bandung itu merancang seluruh aspek bisnis berdasarkan sistem berkelanjutan. Ia menyebutnya dengan pendekatan kemanusiaan. Bahan baku berupa pelepah pinang berasal dari masyarakat Jambi.

Kini, ia memberdayakan 100 kepala keluarga yang tersebar di 20 lokasi. Mereka rutin mengirimkan total 20–30 ton pelepah per bulan. Rengkuh mensyaratkan pelepah dari pohon berumur minimal 3,5 tahun agar ukuran memadai atau lebar 30 cm dan panjang 80–100 cm.

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Meybi Kantongi Omzet Rp75 Juta Sebulan dari Daun Kelor

Trubus.id — Daun moringa alias kelor bagi sebagian orang identik dengan mistis. Namun, bagi Meybi Agnesya Neolaka Lomanledo, daun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img