Thursday, December 8, 2022

Penawar Iritasi Usus

Rekomendasi
Bandotan, herbal pendamping kunyit untukatasi radang lambung
Bandotan, herbal pendamping kunyit untuk
atasi radang lambung

Bukti sahih kunyit ampuh mengatasi sindrom iritasi usus.

Perut perih dan mual  tak selamanya berasosiasi dengan mag. Menurut dr Eliya MARS di Serang, Provinsi Banten, perih dan mual bisa jadi merupakan sindrom iritasi usus (IBS, irritable bowel syndrome). Eliya mengatakan banyak orang salah duga, menyangka sindrom iritasi  usus sebagai mag karena kemiripan gejala. Menurut Eliya sindrom iritasi usus merupakan gangguan fungsional pencernaan.

Dunia kedokteran menyebut sindrom itu sebagai gangguan, belum penyakit. Itu karena sindrom iritasi usus merupakan kumpulan gejala yang terjadi akibat gangguan fungsional saluran pencernaan, belum terjadi kelainan dalam organ saluran pencernaan. Gejala klinis sindrom itu  antara lain sakit atau kram perut, sembelit atau diare selama beberapa hari,  perut kembung,  dan mulas. “Gejalanya hampir mirip dengan mag,” kata Eliya.

Makanan pedas

Penyebab gangguan pencernaan sindrom iritasi usus belum diketahui secara pasti. Faktor yang berperan menyebabkan sindrom iritasi usus adalah gangguan fungsi usus, pola makan, dan gangguan sistem saraf usus, terutama jika usia lebih dari 40 tahun. Oleh karena itu sindrom pencernaan itu bersifat kronis atau kambuhan. Konsumsi makanan mengandung lemak, pedas, dan kopi berlebihan dapat memicu gangguan itu karena akan merangsang lambung.

Eliya mengatakan agar diagnosis IBS tepat, perlu dilakukan kriteria Rome II. Kriteria itu menyatakan pasien setidaknya 12 pekan dalam satu tahun terakhir mengalami rasa sakit atau tak nyaman di perut. Diikuti dengan gejala rasa sakit atau tak nyaman itu hilang setelah buang air besar, perubahan frekuensi buang air besar, serta perubahan bentuk feses menjadi lebih lembek.

Salah satu herbal yang manjur mengatasi gangguan sindrom iritasi usus adalah rimpang kunyit.  Hasil riset Rafe Bundy PhD di University of  Reading, Inggris, menguji rimpang kunyit Curcuma longa untuk mengatasi sindrom iritasi usus. Mereka menguji kunyit dengan memberikan ekstrak kunyit  kepada 207 penderita gangguan usus itu. Sebanyak 70% sampel berjenis kelamin perempuan dan berusia lebih dari 50 tahun.

Bundy membagi sampel dalam 2 kelompok. Ia memberikan satu tablet ekstrak-setara 72 mg-kepada 102 orang kelompok pertama. Untuk kelompok kedua, ia memberikan 2 tablet-setara 144 mg-ekstrak kunyit kepada 105 orang. Perlakuan itu ia berikan selama 8 pekan. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi IBS menurun pada kedua kelompok. Pada kelompok pertama penurunannya 53%, sedangkan kelompok kedua 60%. Penurunan prevalensi IBS itu ditunjukkan dengan berkurangnya rasa sakit di perut.

Kurkumin

Berkurangnya prevalensi IBS diduga karena peran senyawa aktif kurkumin dalam rimpang kerabat jahe itu. Bundy menduga, kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki aktivitas antiinflamasi dan antimikrob yang berperan memperbaiki gangguan pencernaan. Kunyit dapat menghambat ekspresi siklooksigenase-2 dan sintetase oksida nitrat, keduanya yang memediasi terjadinya peradangan.

Menurut dr Eliya, kunyit berpotensi mengatasi sindrom iritasi  usus karena memiliki sifat antiradang dan antibakteri. “Kunyit memiliki antiradang yang baik untuk mengatasi gangguan pencernaan,” ujarnya. Kunyit juga ampuh mengurangi infeksi. Rifina Murti Almira di Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, juga membuktikan efektivitas kunyit terhadap penyembuhan luka.

Rifina menguji kunyit secara praklinis menggunakan mencit. Periset itu mengelompokkan 45 mencit dalam 3 grup. Kelompok satu sebagai kontrol positif, perlakuan sediaan komersial yang mengandung ekstrak placenta 0,5%, neomycin sulfate 10%, dan jeli base. Kelompok 2 tanpa pengobatan alias kontrol negatif, dan kelompok 3 perlakuan salep berbahan rimpang kunyit.

Periset melukai kulit di punggung mencit sepanjang 15 cm, lalu memberi perlakuan  sekali dalam sehari selama 21 hari. Hasilnya, pemberian salep ekstrak kunyit mampu menutup luka. Sama seperti kontrol positif yang diberi perlakuan sediaan komersial. Uji fitokimia fraksi heksan kunyit mengandung senyawa alkaloid, kuinon, dan saponin. Proses penyembuhan luka karena kunyit menekan jumlah sel radang pada daerah luka.

Beragam khasiat

Keampuhan kunyit memang sudah sohor di tanahair. Beberapa herbalis memanfaatkannya untuk mengatasi beragam penyakit. Herbalis di Jakarta Selatan, D’Hiru, misalnya, memanfaatkan rimpang kunyit untuk mengobati peradangan di saluran pencernaan, meningkatkan nafsu makan,  melancarkan sirkulasi darah, sebagai antibiotik, dan antiinflamasi.

Menurut Hiru senyawa aktif yang terkandung di dalam kunyit yakni kurkumin, turmerone, zingiberene, fellandrene, seskuiterpene, dan tanin. Konsumsi kunyit dapat secara tunggal maupun kombinasi. Agar proses penyembuhan lebih cepat, Hiru meresepkan kunyit secara kombinasi.

Untuk penyakit yang berkaitan dengan saluran pencernaan seperti mag, ia meresepkan 2 rimpang kunyit seukuran ibu jari kaki, temulawak Curcuma zanthorriza seukuran ibu jari, dan dua batang sambiloto Andrographis paniculata sepanjang 30 cm. Untuk mengolahnya, rebus ramuan itu dalam 1 liter air hingga mendidih. Setelah dingin, minum 200 cc hasil rebusan 3 kali sehari. Namun, bagi penderita tekanan darah rendah harus hati-hati dalam penggunaan sambiloto karena berefek hipotensi

Herbalis di Jakarta Timur, Endah Lasmadiwati, meresepkan kunyit untuk  menyembuhkan luka, menurunkan demam, peluruh haid, dan melancarkan buang air besar. “Kunyit memiliki karakter membunuh bakteri,” ujarnya. Oleh karena itu bau badan, keringat, mulut tidak sedap juga dapat dihilangkan dengan kunyit. Bau tidak sedap itu karena bakteri. Untuk mengatasi radang di lambung, Endah meresepkan 2 jari rimpang kunyit yang ditambah 1 genggam (5-10) gram bandotan Ageratum conyzoides. (Desi Sayyidati Rahimah)

Keterangan Foto :

  1. Kunyit mampu atasi gangguan pencernaan
  2. Bandotan, herbal pendamping kunyit untuk atasi radang lambung
  3. Konsumsi makanan berlemak picu munculnya IBS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Potensi Pemanfaatan Limbah Ceker Ayam sebagai Obat

Trubus.id — Mahasiswa Universitas Gadjah Mada menciptakan collagen tripeptide yang dihasilkan dari limbah ceker ayam sebagai alternatif pengobatan aterosklerosis.  Fitria Yuliana,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img