Monday, November 28, 2022

Penawar Sakit dari Delapan Penjuru

Rekomendasi

Di sanalah di lahan puluhan hektar ratusan pedagang menjajakan beragam bahan baku obat tradisional. Untuk menemukan jenis simplisia tertentu amat mudah. Sebab, pertokoan ditata dengan kosep belanja satu atap. Lebih dari 5.000 jenis bahan obat tradisional dijajakan di Qing Bing.

Calon pembeli tak harus berburu ke berbagai tempat bila membutuhkan bahan baku obat tradisional. Di Indonesia model serupa—meski dalam skala jauh lebih kecil—terdapat di Nguter, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Sayang, di Nguter yang tak seberapa luas hanya tersedia sedikit simplisia. Harap mafhum, di negeri yang kaya sumber obat-obatan ini, pengobatan herbal masih dipandang sebelah mata.

Sedangkan Cina boleh bangga atas dukungan pemerintah untuk kemajuan obat tradisional. Negeri Tirai Bambu itu menjadi kiblat pengobatan herbal di planet Bumi. Beragam tumbuhan berkhasiat obat dikembangkan di delapan penjuru angin. Agar mutu terjamin dipetakan sentra penanaman berdasarkan jenis tanah dan agroklimat. Contoh Kotamadya Beijing dijadikan sentra chai-hu’ Bupleurum chinense, Gansu (dang-gui Angelica sinensis), dan Mongolia (mai-jiao’ Codonopsis pilosula).

Bukan cuma tanaman berkhasiat obat yang tersedia di Qing Bing (baca: Cing Ping, red). Satwa yang ampuh sebagai obat pun tersedia. Singkat kata, apa pun jenis komoditas bila berfaedah sebagai penawar sakit tetap dikembangkan. Hasilnya lantas dipasarkan di Qing Bing yang mudah dicapai dari berbagai arah. Dengan bermobil dari bandara internasional Baiyun, Guangzhou (baca: Kuangco), ibukota Provinsi Guangdong, Cina Selatan, area itu dicapai dalam waktu 25 menit. (Sardi Duryatmo)

 

- Advertisement -spot_img
Artikel Terbaru

Jambu Mete, Komoditas Kelas Premium di Pasar Global

Trubus.id — Jambu mete menjadi salah satu komoditas kelas premium di pasar global. Bahkan, jambu mete merupakan produk kacang-kacangan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img